Ketua DPRD Kota Malang: Kritik-Aspirasi di RedTalks 2026 Jadi Momen Evaluasi

Ketua DPRD Kota Malang: Kritik-Aspirasi di RedTalks 2026 Jadi Momen Evaluasi

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Sabtu, 25 Jul 2026 16:00 WIB
Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhit
Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhit. (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Malang -

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhit merespons positif gelaran dialog terbuka RedTalks 2026 di Malang Creative Center (MCC), Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan kalangan mahasiswa dan generasi muda ini dinilai menjadi ruang refleksi dan evaluasi penting bagi jajaran kepartaian maupun legislatif dalam mendengarkan aspirasi serta kritik dari anak muda.

Menurut Amithya, forum diskusi seperti RedTalks tahun kedua yang dibuat DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bekerjasama dengan detik.com ini memberikan kesempatan untuk melihat berbagai tantangan dan dinamika dari sudut pandang generasi muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya tujuannya adalah untuk melihat atau merefleksikan diri kita. Evaluasi terhadap apa yang sudah kita lakukan selama ini, terkhusus di kalangan teman-teman mahasiswa atau orang muda, supaya kita bisa melihat dari sudut pandang mereka," ujar Amithya usai kegiatan, Sabtu (25/7/2026).

Menanggapi besarnya pengaruh arus digital, strategi personal branding, dan pesatnya keterpaparan informasi bagi generasi muda saat ini, Amithya menekankan pentingnya fondasi pemikiran dan ideologi yang kuat. Ia mengapresiasi daya kritis para mahasiswa yang hadir dalam memberikan gagasan.

ADVERTISEMENT

"Saya kira ideologi itu kan penting. Itu yang menjadi kerangka kita dalam mengoperasikan segala hal atau menjadi dasar berpikir. Tadi teman-teman mahasiswa sangat baik sekali memberikan masukan. Kader partai politik memang harus banyak melakukan refleksi terhadap diri sendiri dan kinerjanya," tegasnya.

Ia menambahkan, kemampuan berkomunikasi secara terbuka tidak hanya harus dibangun di lembaga legislatif atau pemerintahan, tetapi juga melalui ruang diskusi langsung bersama masyarakat dan mahasiswa di tingkat kepartaian.

Saat ditanya mengenai keberlanjutan forum progresif semacam ini, Amithya mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan untuk merawat ruang diskusi publik.

"Sebenarnya kami sudah punya beberapa kerangka, salah satunya nanti akan ada bedah buku. Cuma kami masih mengkonsepkan jadwal dan juga konsep acaranya," tandasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads