Wamenkes Apresiasi Homecare Jember, Berpotensi Jadi Percontohan Nasional

Wamenkes Apresiasi Homecare Jember, Berpotensi Jadi Percontohan Nasional

Faiq Azmi - detikJatim
Jumat, 24 Jul 2026 16:15 WIB
Gus Fawait launching program Homecare Jember
Gus Fawait launching program Homecare Jember/Foto: Istimewa
Jember -

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memberikan apresiasi tinggi terhadap program Homecare yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Program layanan kesehatan jemput bola ini dinilai sebagai terobosan berani yang berpotensi menjadi percontohan bagi kabupaten dan kota lain di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), mengungkapkan kekagumannya terhadap inovasi tersebut. Menurut dia, Kabupaten Jember yang sangat luas, mencapai enam kali lipat luas DKI Jakarta, menjadi tantangan tersendiri bagi akses kesehatan masyarakat.

"Kami sangat kagum karena ini merupakan terobosan baru. Di Indonesia, layanan kesehatan dianggap bagus jika lokasinya dekat. Ternyata, Jember ini wilayahnya sangat luas. Banyak masyarakat tidak punya ongkos ke fasilitas kesehatan meski sudah terlindungi penjaminan. Maka Pak Bupati membuat terobosan Homecare: yang tidak mampu dijemput, yang sakit didatangi," ujar dr. Benjamin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wamenkes menegaskan, program Homecare di Jember saat ini menjadi yang pertama dan satu-satunya inovasi pelayanan kesehatan dengan skema operasional komprehensif di Indonesia, bahkan hingga memanfaatkan armada kendaraan dinas kecamatan untuk mengantar dan menjemput pasien.

ADVERTISEMENT

Sebagai bentuk dukungan penuh, Wamenkes berencana mengundang Bupati Jember beserta jajaran Dinas Kesehatan ke Jakarta dalam 2-3 bulan mendatang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk me-review pelaksanaan teknis, kebutuhan pendukung, hingga formula anggaran agar model layanan ini bisa diterapkan secara nasional (piloting).

Beberapa poin utama yang disorot Wamenkes terkait pelaksanaan Homecare di Jember antara lain, seluruh operasional Homecare, seperti biaya bahan bakar armada jemputan, saat ini ditopang penuh oleh APBD Kabupaten Jember.

"Kemenkes berkomitmen membantu penyediaan pasokan obat-obatan serta perlengkapan medis pendukung untuk petugas Homecare di lapangan," tegasnya.

Lebih lanjut, Wamenkes kembali mengapresiasi, model pelayanan ini dinilai sangat ideal untuk wilayah-wilayah luas yang memiliki akses transportasi terbatas dan biaya perjalanan medis yang tinggi bagi warga kurang mampu.



(faa/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads