Dukung Peluncuran Call Center 112, DPRD Nganjuk: Respons Harus Cepat

Dukung Peluncuran Call Center 112, DPRD Nganjuk: Respons Harus Cepat

Subakri - detikJatim
Kamis, 23 Jul 2026 14:15 WIB
Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Ulum Basthomi
Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Ulum Basthomi (Foto: Dok. Istimewa)
Nganjuk -

DPRD Nganjuk mengapresiasi langkah Pemkab Nganjuk meluncurkan layanan Call Center Darurat 112 yang bisa diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam.

Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Ulum Basthomi mendukung langkah Bupati Marhaen Djumadi yang telah menyiapkan call center kedaruratan tersebut.

"Intinya sebagai pimpinan DPRD, kami mengapresiasi langkah Pak Bupati yang menyiapkan call center ini," ungkap Ulum, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun di sisi lain, Ulum meminta layanan ini harus disiapkan secara serius dan terintegrasi.

ADVERTISEMENT

"Jadi ketika nanti ada pengaduan, informasi dari masyarakat, betul-betul harus segera direspons. Tidak hanya diterima, tapi responnya harus cepat," pintanya.

Maka dari itu, ia meminta perangkat atau instansi yang terlibat harus siap, termasuk SDM-nya.

"Sehingga masyarakat akan merasa puas dan betul-betul merasakan adanya call center itu. Seluruh stakeholder yang terlibat harus saling mendukung," tambahnya.

Menurut Ulum, call center ini merupakan niat baik Pemkab Nganjuk, sehingga langkah ini harus didukung semua pihak. Sehingga bisa berjalan sesuai target.

Sebelumnya Pemkab Nganjuk resmi meluncurkan Panggilan Darurat 112 pada Rabu (22/7/2026). Layanan ini gratis diakses warga selama 24 jam, melayani informasi kedaruratan.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa Panggilan Darurat 112 ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat mengakses bantuan cepat saat berada dalam situasi kedaruratan.

"Kedaruratan itu seperti kecelakaan, kebakaran, butuh mendesak seperti ambulans terus kemudian bencana-bencana. Yang sifatnya kedaruratan, silakan di Nganjuk call 112. Nanti akan dilayani dengan baik," ungkap Kang Marhaen-sapaannya.

Kang Marhaen menjelaskan bahwa empat layanan prioritas yang dijangkau sistem ini mencakup kecelakaan, kebakaran, penanganan bencana, hingga kondisi darurat medis.

Agar penanganan di lapangan berjalan optimal, call center ini dirancang terintegrasi penuh dengan berbagai instansi penyedia layanan publik di Bumi Anjuk Ladang.

"Karena layanan panggilan darurat ini tidak hanya sekadar kita bicara dengan Kominfo saja, 112 saja, tapi juga connecting dengan yang lain. Maka semuanya harus dipastikan ada," tandas Kang Marhaen.

Warga cukup menekan nomor 112 dari ponsel masing-masing tanpa perlu menyertakan kode area. Layanan ini beroperasi penuh selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis tanpa menyedot pulsa.

Hadirnya layanan Call Center 112 ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk memperoleh pertolongan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads