Ratusan sopir angkot yang tergabung dalam Serikat Sopir Indonesia (SSI) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dishub Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (22/7). Para sopir angkot memprotes halte Bus Trans Jatim yang ada di Medaeng.
Aksi unjuk rasa para sopir angkot ini berlangsung sejak pukul 11.15 WIB. Sekitar pukul 12.00 WIB puluhan perwakilan sopir angkot diterima pihak Dishub Jatim untuk melakukan audiensi.
Dalam audiensi itulah sopir angkot mengeluhkan bahwa keberadaan Halte Trans Jatim di Medaeng mereka nilai mengganggu mata pencaharian para sopir angkot.
"Kita nggak mempermasalahkan halte, tapi transit koridor I dan koridor V. Padahal katanya cuma koridor II. Dampak ekonomi, pendapatan sopir turun. Kita meminta pemerintah memberi solusi konkret," ujar salah satu perwakilan sopir.
Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dishub Jatim, Citto Eko Yuli menyebut pihaknya menerima aspirasi dari para sopir angkot. Di sisi lain, tuntutan masyarakat akan adanya Halte Medaeng Trans Jatim sangat tinggi.
"Saat ini tuntutan zaman sudah berubah. Masyarakat sekarang meminta pelayanan yang jelas, ketepatan waktu, transportasi umum yang memadai. Kami Trans Jatim adalah memberi pelayanan ke masyarakat. Halte Medaeng ini sudah ada sejak tahun 2023," kata Citto.
Menurut Citto setiap hari, ada minimal 1.000 penumpang yang naik Bus Trans Jatim dari Halte Medaeng. Oleh sebab itu, pihaknya masih tetap mengaktifkan halte tersebut.
"Setiap hari ada seribu orang naik dari Halte Medaeng untuk Bus Trans Jatim. Jadi kebutuhannya sangat tinggi, dan masyarakat sangat terbantu akan adanya Halte Medaeng," terangnya.
Citto mengaku akan berkoordinasi dengan Dishub Sidoarjo untuk mencari opsi bagi sopir angkot yang merasa terganggu adanya Halte Medaeng.
"Bagaimana nanti skemanya, itu kewenangan Dishub Sidoarjo. Tapi kalau kami contohkan di Kota Malang, feeder-feeder atau angkutan eksisting ini khusus membawa pelajar untuk terintegrasi. Tapi itu masih opsi ya, nanti Rabu depan kita bicara lagi cari solusi," tandasnya.
Simak Video "Video Heboh Pemotor Lempar Batu ke Bus Trans Jatim, Pelakunya Ternyata ASN"
(auh/dpe)