Kecelakaan tertemper kereta api kembali menewaskan seorang pengendara motor. Kali ini seorang pengendara motor tewas tertabrak KA Sri Tanjung di Desa Gajahbendo, Beji, Pasuruan hingga sempat terlempar 10 meter.
Peristiwa nahas itu terjadi Minggu (19/7/2026) pukul 14.33 WIB di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 95 KM 45+907 pada petak jalan Porong-Bangil. Perlintasan itu tidak dilengkapi palang pintu dan hanya bisa dilalui kendaraan roda 2.
Kecelakaan bermula saat pengendara motor Honda Beat bernomor polisi N 6521 TFA, Muhammad Sholeh Khuddin melaju dari arah utara ke selatan. Saat melintas di atas rel, muncul KA Sri Tanjung nomor 279 rute Surabaya Gubeng-Ketapang melaju dari arah barat ke timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tabrakan tidak bisa dihindari. Korban dan motor terlempar sejauh lebih dari 10 meter ke arah timur dari titik tabrakan.
Akibat benturan keras tersebut pengendara motor warga Jalan Tengiri Nomor 483, RT 02, RW 06, Kelurahan Bendomungal, Bangil, Pasuruan itu meninggal di lokasi kejadian. Korban yang diketahui bekerja sebagai wiraswasta kemudian dievakuasi ke RSUD Raci Bangil.
"Korban diketahui bekerja sebagai wiraswasta. Korban dievakuasi ke RSUD Bangil," kata Kapolsek Beji Kompol Akhmad Sukhiyanto.
Motor korban mengalami kerusakan parah. Motor warna putih-hitam itu hancur tidak berbentuk.
Petugas kepolisian bersama pihak terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
