Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

Charolin Pebrianti - detikJatim
Jumat, 17 Jul 2026 23:00 WIB
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily saat di kantornya. (Foto: Istimewa)
Ponorogo -

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily dipastikan menjadi pembicara dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026. Dalam forum yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor itu, Ace akan membahas peran strategis pesantren dalam memperkuat ketahanan nasional.

Kepastian tersebut disampaikan saat Ace menerima audiensi panitia GIHES bersama sejumlah kiai alumni Gontor di Kantor Lemhannas. Menurut Ace, pesantren memiliki kontribusi besar dalam menjaga keutuhan bangsa, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan agama.

"Pesantren adalah elemen yang sangat penting bagi Indonesia. Model seperti Gontor, yang mendidik santrinya secara holistik dengan wawasan kebangsaan, adalah contoh bagaimana pendidikan agama bisa sejalan dengan kepentingan pertahanan nasional. Kami akan memaparkan mengenai nilai-nilai pertahanan ini di depan para kiai dan pimpinan lembaga pendidikan di GIHES nanti," ujar Ace Hasan Syadzily, Jumat (17/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ace yang merupakan putra pendiri Pondok Pesantren Annizhomiyyah itu juga mengaku telah mengenal Gontor sejak kecil. Ia mengapresiasi sistem pendidikan Gontor yang mampu memadukan pendidikan agama dengan pembentukan karakter kebangsaan.

ADVERTISEMENT

Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor, KH Hamid Fahmy Zarkasyi, mengatakan nilai-nilai kebangsaan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan di Gontor.

"Di Gontor, nilai kebangsaan sudah mendarah daging. Gontor telah menyanyikan lagu Indonesia Raya versi awal, tiga stanza, sejak sebelum kemerdekaan. Kami berharap melalui momentum GIHES ini kerja sama dengan Lemhannas semakin erat, dan ke depannya para kiai pondok pesantren di seluruh Indonesia dapat berkesempatan mengikuti pendidikan resmi di Lemhannas untuk memperkuat wawasan kebangsaan mereka," kata Hamid.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren La Tansa Banten KH Adrian Mafatihullah Karim menyebut dukungan Gubernur Lemhannas menjadi suntikan semangat bagi panitia maupun peserta GIHES.

"Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Lemhannas yang telah meluangkan waktu untuk beraudiensi dan berkomitmen hadir. Kehadiran beliau merupakan nilai 'full power' yang menjadi magnet bagi para pimpinan pondok pesantren dan kepala lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menyukseskan GIHES," ujar Adrian.

GIHES 2026 dijadwalkan berlangsung pada 5-6 September 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta. Forum ini akan mempertemukan ratusan kiai, pimpinan pondok pesantren, dan pengelola lembaga pendidikan Islam dari berbagai daerah untuk membahas pengembangan pendidikan Islam yang holistik, termasuk penguatan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads