Pria Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Pria Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Bakrie - detikJatim
Rabu, 15 Jul 2026 17:50 WIB
Evakuasi jenazah warga Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk yang ditemukan tewas terkubur di pekarangan rumahnya
Evakuasi jenazah warga Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk yang ditemukan tewas terkubur di pekarangan rumahnya (Foto: Bakrie/detikJatim)
Nganjuk -

Warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk digegerkan penemuan mayat pria terkubur di pekarangan rumahnya sendiri, Rabu (15/7/2026) siang. Mayat itu diduga korban pembunuhan.

Korban diketahui bernama Gatut Tri Wahyu Widodo, (53), warga dusun setempat. Korban ditemukan terkubur di area pekarangan rumahnya sekitar pukul 12.30 WIB.

Penemuan itu bermula dari kecurigaan sejumlah warga terhadap gundukan tanah yang terlihat masih baru dan ditutupi tumpukan genteng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya kami melihat ada gundukan tanah yang kelihatannya baru. Di atasnya juga ada tumpukan genteng," ujar Ali Ridho, tetangga korban.

ADVERTISEMENT

Ali menambahkan, korban diketahui hilang sejak Senin (13/7/2026). Istri korban, Suprihatin kemudian melaporkan hilangnya Gatut ke Polsek Ngronggot dan terus melakukan pencarian.

Atas laporan itu, warga kemudian berinisiatif mencari keberadaan korban di sekitar rumah. Selama ini, korban diketahui tinggal bersama istri dan anak perempuannya berinisial DM (20).

"Karena korban memang sedang sakit paru-paru. Warga khawatir jangan-jangan pingsan atau terjadi sesuatu," ujar Ali.

Sementara itu, Kapolsek Ngronggot, AKP Totok Harianto membeberkan dari hasil pemeriksaan, jenazah diketahui terdapat luka di leher. Kasus itu kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk proses pemeriksaan dan autopsi.

"Masih dalam penyelidikan. Jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal, tidak secara normal. Ada dugaan korban tindak kejahatan," ujar Totok di TKP.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads