Hari Kedua Sekolah, Siswa Kelas 1 SD di Gresik Tersesat Saat Pulang

Hari Kedua Sekolah, Siswa Kelas 1 SD di Gresik Tersesat Saat Pulang

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Selasa, 14 Jul 2026 23:30 WIB
Azraqi Raffan saat bersama polisi Gresik
Azraqi Raffan saat bersama polisi Gresik (Foto: Istimewa)
Gresik -

Seorang siswa SD (sekolah dasar) tersesat saat menuju pulang dari sekolah. Siswa kelas 1 SD yang bernama Azraqi Raffan ini pun sempat kebingungan hingga akhirnya ditolong anggota Satlantas Polres Gresik.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di Pos Lantas GKB Gresik. Saat melaksanakan patroli, personel Unit Turjagwali melihat seorang anak berseragam sekolah berjalan seorang diri dengan raut wajah kebingungan di sekitar pos.

Merasa ada yang tidak beres, petugas segera menghampiri dan mengajak anak tersebut berbincang secara persuasif. Dari hasil komunikasi, diketahui anak itu bernama Azraqi Raffan, siswa UPT SDN 29 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasatlantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan kepada petugas, siswa SD tersebut mengaku hendak berjalan kaki pulang ke rumah. Namun karena tidak mengetahui arah, ia akhirnya tersesat dan kebingungan di jalan.

"Pas ditanya petugas katanya bingung arah jalan pulang. Karena anak ini baru masuk sekolah apalagi masih kecil," kata Nur Arifin, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

Arifin menambahkan anggotanya kemudian berupaya menenangkan Azraqi sekaligus menggali informasi mengenai alamat rumahnya. Setelah memperoleh petunjuk yang cukup, diketahui rumahnya berada di belakang gang masuk RS Denisa, Kebomas.

"Petugas langsung mengantarkan Azraqi menggunakan kendaraan dinas menuju kediamannya demi memastikan keselamatannya," tambahnya.

Arifin menjelaakan sesampainya di rumah, petugas mendapati rumah hanya ada saudaranya. Belakangan diketahui orang tuanya sedang panik mencari Azraqi ke sekolah karena saat dijemput, sang anak sudah tidak berada di lokasi.

"Ternyata keluarga yang menjemput terlambat. Jadi anaknya pulang sendiri dengan jalan kaki," jelasnya.

Rasa cemas keluarga pun akhirnya berubah menjadi lega setelah mengetahui Azraqi telah diantarkan pulang oleh personel Satlantas Polres Gresik dalam kondisi sehat dan selamat.

Tindakan cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam melindungi keselamatan anak-anak.

"Respons cepat kepolisian untuk langsung mengantarkan Adik Azraqi ke rumahnya merupakan bagian dari pelayanan prima kami kepada masyarakat. Keselamatan warga, terutama anak-anak, adalah prioritas kami," tuturnya.

Arifin juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat jam pulang sekolah, serta memastikan koordinasi penjemputan berjalan dengan baik.

"Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu berhati-hati dan memastikan anak-anak dijemput tepat waktu. Komunikasi dengan pihak sekolah juga harus terus dijaga demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang cepat, sigap, dan humanis.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads