Ngalam Mbois: Pria Malang Bikin Early Warning System Lokasi Sound Horeg

Ngalam Mbois: Pria Malang Bikin Early Warning System Lokasi Sound Horeg

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 13 Jul 2026 18:00 WIB
Platform EWS Sound Horeg diciptakan Andi
Platform EWS Sound Horeg diciptakan Andi. (Foto: Tangkapan layar)
Malang -

Seorang pria asal Sukun, Kota Malang, bernama Andi Surya (24) menciptakan Soundhoreg Early Warning System (EWS). Sebuah platform yang menampilkan lokasi acara sound horeg sekaligus memperkirakan radius dampak suara di sekitarnya.

Melalui platform tersebut, informasi yang disajikan bertujuan membantu masyarakat lebih waspada terhadap risiko kebisingan, baik untuk mengurangi ketidaknyamanan maupun potensi gangguan pendengaran akibat paparan suara dengan intensitas tinggi.

Platform layanan diciptakan Andi, dapat diakses melalui alamat soundhoreg-ews.pages.dev.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi mengaku, bahwa platform tersebut memiliki dua fitur utama. Pertama, menampilkan jadwal dan lokasi acara sound horeg yang dilengkapi estimasi jarak serta radius bahaya berdasarkan asumsi tingkat kebisingan 100 hingga 135 desibel.

Informasi itu kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta sehingga pengguna dapat melihat area yang berpotensi terdampak paparan suara.

ADVERTISEMENT

Fitur kedua adalah 'Cek Posisi Kita' yang memungkinkan pengguna mengetahui apakah lokasi mereka berada di dalam radius paparan kebisingan dari suatu acara.

Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh peringatan dini dan mempertimbangkan langkah antisipasi apabila berada di wilayah yang berpotensi terdampak suara berintensitas tinggi.

"Layanan ini bisa menjadi warning bagi teman-teman, terutama yang tidak nyaman dengan sound horeg," kata Andi saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).

Menurut Andi, awalnya menciptakan layanan aplikasi navigasi berbasis peta GPS ini, karena merasa kurang nyaman dengan adanya gelaran sound horeg.

Ia kemudian memikirkan bagaimana bisa mengetahui letak sound horeg termasuk dampak yang dirasakan.

"Awal saya kumpulkan agenda sound horeg di media sosial. Kemudian saya masukan ke sistem database, secara otomatis platform akan memetakan lokasi sound horeg berada," bebernya.

Inovasi karya Andi Surya ini pun mendapat perhatian warganet, usai diunggah di akun media sosialnya.

Karena dinilai menghadirkan solusi sederhana namun bermanfaat dalam memberikan informasi mengenai lokasi penyelenggaraan sound horeg beserta estimasi jangkauan dampak suaranya.

"Sudah ada puluhan ribu mengunjungi website saya itu. Rencananya nanti akan kembangkan menjadi aplikasi," pungkasnya.

Ngalam Mbois adalah rubrik spesial detikJatim yang mengupas seputar seluk-beluk, capaian, prestasi, dan kelokalan khas yang ada di Malang Raya. Ngalam Mbois tayang setiap hari Senin.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads