Truk boks diduga menerobos palang pintu pelintasan tertabrak kereta api di perlintasan Desa Bagorkulon, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Kecelakaan ini menyebabkan truk tersebut hancur dan sopir dinyatakan tewas.
Informasi yang dihimpun sopir truk boks korban tewas berinisial TNA warga Kecamatan Caruban, Kabupaten Madiun. Sedangkan pengendara motor Honda Supra AG 3520 XA yang terluka berinisial DJN, warga Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk.
DJN mengalami patah tulang pada tangan dan kaki kanan, sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Truk boks J&T Express bernopol L 9417 CL dihantam Kereta Api Logawa hingga terguling, bodinya ringsek parah, dan menimpa pemotor Honda Supra AG 3530 XA di sisi truk hingga mengalami luka-luka.
Kapolsek Bagor, AKP Winih menyebutkan bahwa akibat peristiwa ini sopir yang mengendarai truk boks J&T Express tersebut dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian.
Motor yang tertimpa truk J&T yang tertabrak kereta api Logawa di Nganjuk. (Foto: Bakrie/detikJatim) |
Berdasarkan informasi awal yang dia dapatkan, truk boks itu melaju dari timur diduga tetap melintas meski palang pintu perlintasan telah tertutup. Pada saat bersamaan, KA Logawa melintas dan langsung menghantam bagian truk.
"Truk boks diduga menerobos palang pintu perlintasan. Bersamaan dengan itu muncul KA Logawa yang menghantam truk hingga ringsek. Di sebelah truk ada motor Honda Supra yang ikut tertimpa truk dan pengendaranya mengalami luka-luka," ujar Winih.
Korban pengendara motor segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan jenazah sopir truk juga telah dievakuasi petugas.
"Penanganan kecelakaan masih dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk. Polisi masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," pungkas Winih.

