Setiap tanggal dalam kalender memiliki sejumlah peringatan yang diperingati di berbagai belahan dunia. Namun, jika mencari 10 Juli hari apa di Indonesia, tanggal ini tidak termasuk hari besar nasional maupun hari libur yang ditetapkan pemerintah.
Meski demikian, 10 Juli tetap diperingati sebagai momentum penting di tingkat internasional. Setidaknya ada dua peringatan yang dikenal luas pada tanggal ini, yakni Hari Kebab Sedunia (World Kebab Day) dan Hari Kemerdekaan Energi Global (Global Energy Independence Day).
Daftar Peringatan Penting 10 Juli
Peringatan ini lahir dari latar belakang yang berbeda, mulai dari apresiasi terhadap kuliner yang mendunia hingga ajakan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya energi berkelanjutan. Berikut daftar peringatan yang jatuh pada 10 Juli beserta sejarahnya dirangkum dari laman National Today.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Hari Kebab Sedunia
Hari Kebab Sedunia. Foto: Gemini AI Hari Kebab Sedunia. |
Hari Kebab Sedunia diperingati setiap 10 Juli sebagai momen untuk merayakan salah satu makanan yang populer di berbagai negara. Meski bukan hari libur resmi dan belum memiliki penetapan dari lembaga internasional, peringatan ini mulai dikenal luas melalui media sosial dan berbagai komunitas kuliner sejak sekitar tahun 2019.
Popularitas kebab terus meningkat seiring berkembangnya pengaruh kuliner Timur Tengah, Afrika, dan Eropa di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Di kota-kota besar seperti New York, kebab telah lama menjadi pilihan makanan cepat saji yang digemari sejak dekade 1970-an.
Dalam dua dekade terakhir, minat masyarakat terhadap masakan Timur Tengah juga terus bertambah. Pertumbuhan restoran yang menyajikan kebab di berbagai wilayah membuat makanan ini semakin mudah dijumpai dan dinikmati oleh berbagai kalangan.
Kini, Hari Kebab Sedunia menjadi kesempatan bagi pencinta kuliner untuk menikmati aneka jenis kebab yang hadir dengan berbagai variasi roti, daging, saus, rempah-rempah, hingga bumbu khas dari berbagai negara.
2. Hari Kemerdekaan Energi Global
Hari Kemerdekaan Energi Global. Foto: Gemini AI Hari Kemerdekaan Energi Global. |
Selain Hari Kebab Sedunia, tanggal 10 Juli juga diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Energi Global. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemandirian energi sekaligus mendorong pengembangan sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Perjalanan manusia dalam memanfaatkan energi telah berlangsung sejak zaman prasejarah. Awalnya, kebutuhan energi hanya terbatas untuk bertahan hidup. Setelah manusia menemukan api, kebutuhan terhadap sumber energi terus berkembang seiring kemajuan peradaban.
Berbagai sumber energi kemudian dimanfaatkan, mulai dari kayu bakar, tenaga angin untuk pelayaran, minyak alami, batu bara, hingga minyak bumi yang mendorong perkembangan industri.
Namun, penggunaan bahan bakar fosil dalam jumlah besar juga memunculkan persoalan lingkungan, terutama emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim. Karena itu, Hari Kemerdekaan Energi Global menjadi pengingat pentingnya mengembangkan teknologi energi terbarukan, seperti tenaga surya, angin, dan air.
Meskipun pemanfaatan energi-energi tersebut terus meningkat, dunia masih menghadapi tantangan untuk memenuhi kebutuhan energi secara penuh tanpa bergantung pada bahan bakar fosil.
Banyak peringatan internasional tidak berstatus hari libur resmi, tetapi memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu tertentu maupun merayakan budaya yang telah berkembang di masyarakat.
Pada 10 Juli, kedua peringatan tersebut mengangkat tema yang berbeda. Hari Kebab Sedunia merayakan keberagaman kuliner dunia, sedangkan Hari Kemerdekaan Energi Global mengajak masyarakat mendukung inovasi energi yang lebih ramah lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.


