Kematian Samsul Arifin (35), warga Dusun Pendusun, Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan terus diselidiki. Jenazah Samsul ditemukan di lahan kosong ke kawasan wisata Pantai Permata Pilang, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo sedang diproses autopsi di RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo.
Tim Dokpol Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jawa Timur tiba di rumah sakit sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil operasional Dokpol. Tiga petugas kemudian memasuki ruang autopsi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
Hingga Minggu siang, proses autopsi masih berlangsung. Di depan kamar jenazah, tampak keluarga korban, Kepala Desa Rebalas, serta puluhan kerabat menunggu proses pemeriksaan selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah autopsi rampung, jenazah rencananya akan langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Dusun Pendusun, Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.
Keluarga korban, Kepala Desa Rebalas, serta puluhan kerabat menunggu proses pemeriksaan (Foto: M. Rofiq/ detikjatim) |
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Hariono, mengatakan penyidik masih mendalami penyebab kematian korban. Polisi menemukan adanya luka di bagian belakang kepala korban, serta sejumlah barang milik korban yang dilaporkan hilang.
"Ada luka di bagian kepala korban dan juga terdapat barang-barang milik korban yang hilang. Hari ini kami mendatangkan tim Biddokes Polda Jatim untuk melakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban, apakah korban sengaja dibunuh atau ada penyebab lainnya," ujar AKP Didik Harionol, Minggu (5/7/2026).
Selain menunggu hasil autopsi, penyidik juga terus mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kronologi kejadian.
Sebelumnya, Samsul ditemukan meninggal dunia di lahan kosong menuju kawasan wisata Pantai Permata Pilang pada Sabtu (4/7/2026) siang.
Saat ditemukan, korban mengenakan sweter merah dan sarung berwarna cokelat bermotif hitam. Di sekitar lokasi, polisi menemukan bercak darah di belakang kepala korban. Sementara itu, sandal korban ditemukan terpisah beberapa meter dari posisi jasad.
Pihak keluarga juga melaporkan bahwa sepeda motor Honda Beat berwarna hitam, telepon genggam, dan dompet milik korban hilang. Polisi masih menyelidiki apakah hilangnya barang-barang tersebut berkaitan dengan penyebab kematian korban. Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan petunjuk penting untuk mengungkap kasus tersebut.
(ihc/dpe)

