Kloter Haji Terakhir Tiba, Menhaj Langsung Sujud Syukur

Kloter Haji Terakhir Tiba, Menhaj Langsung Sujud Syukur

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 01 Jul 2026 19:45 WIB
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan sujud syukur di Asrama Haji Surabaya.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan sujud syukur di Asrama Haji Surabaya. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan sujud syukur usai menyambut kedatangan kloter terakhir jemaah haji Debarkasi Surabaya di Asrama Haji Sukolilo, Rabu (1/7/2026). Momen tersebut menandai rampungnya proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci tahun 2026.

Kloter terakhir yang tiba di Debarkasi Surabaya adalah Kloter 116 Jawa Timur. Sementara secara nasional, pemulangan jemaah haji ditutup dengan kedatangan Kloter 43 Debarkasi Makassar yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Baru saja kita menyambut kedatangan kloter terkahir Jawa Timur 116 dan Alhamdulillah kloter Ujung Pandang 43 sudah mendarat di Bandara Makassa, Hasanuddin. Ini berarti pemulangan jemaah haji seluruh Indonesia sudah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita," kata Irfan kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (1/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irfan mengungkapkan, selama operasional haji 2026, Kementerian Haji dan Umrah telah memberangkatkan 527 kloter yang mengangkut 202.636 jemaah haji reguler dari 16 embarkasi di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

Selain itu, sebanyak 16.585 jemaah haji khusus diberangkatkan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dengan didampingi 1.016 petugas haji khusus.

"Profil jemaah kita, 44.247 jemaah lansia, 170.700 jemaah risiko tinggi-ini sekitar 72%-dan 370 jemaah berkebutuhan khusus, dan 275 jemaah pengguna kursi roda," ujarnya.

Lalu, keseluruhan jemaah haji ditempatkan di 121 hotel di Madinah dan 182 hotel di Makkah. Kemudian, seluruh jemaah haji mendapatkan makan 127 kali makan dengan keseluruhan terdistribusi 24,18 juta box makanan.

Untuk pengangkut jemaah, perjalanan antarkota Jeddah-Makkah dan Makkah-Madinah menggunakan 15.212 bus. Sedangkan pelayanan bus shalawat, yaitu bus yang mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram sebanyak 11.900 unit.

Pada layanan kesehatan, pihaknya menyediakan layanan berlapis dengan tenaga kesehatan di tiap kloter. Terdapat 45 klinik satelit di Makkah dan Madinah, dan 2 klinik kesehatan haji, dan bekerja sama dengan rumah sakit di Arab Saudi.

Kemudian, Irfan menyebut, sudah terdata 135.302 jemaah melakukan pembayaran dam melalui Adahi, 53.506 melakukan pembayaran di tanah air, 6.453 jemaah melakukan pembayaran dam dengan puasa, dan 4.048 jemaah melakukan haji ifrad sehingga tidak perlu membayar dam.

"Insyaallah tahun depan kita akan berusaha jauh lebih baik lagi. Dan sekali lagi terima kasih, termasuk kepada teman-teman media yang banyak membantu kami dalam menginformasikan situasi jemaah haji di sana, karena kita tahu banyak berkembang di media sosial berita-berita yang tidak jelas sumbernya," pungkasnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads