Jalan Gubernur Suryo Dibuka Lagi Usai Ricuh Demo di Grahadi Surabaya

Jalan Gubernur Suryo Dibuka Lagi Usai Ricuh Demo di Grahadi Surabaya

Esti Widiyana - detikJatim
Jumat, 26 Jun 2026 20:25 WIB
Masaa demo #Indonesiasekarat di depan Gedung Grahadi memanas
Gedung Negara Grahadi yang sempat memanas gegara aksi unjuk rasa sudah dibuka lagi. (Foto: dok. Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Massa aksi telah dipukul mundur oleh polisi, Jalan Gubernur Suryo sudah dibuka kembali. Polisi masih melakukan sweeping perusuh.

Pantauan detikJatim, sekitar pukul 19.55 WIB Jalan Gubernur Suryo sudah dibuka untuk arah ke Jalan Panglima Sudirman.

Lima menit kemudian arah ke Jalan Yos Sudarso mulai dibuka. Meski demikian anggota kepolisian masih melakukan sweeping ke arah Panglima Sudirman dan Yos Sudarso.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah massa aksi yang diduga bikin ricuh sudah ditangkap. Dua di antaranya perempuan. Selain massa juga ada kendaraan yang diamankan. Salah satunya motor Mio warna merah.

ADVERTISEMENT

Beberapa polisi, termasuk Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Setiawan juga masih bersiaga di depan Alun-alun Surabaya.

Saat ini, aparat dengan perlengkapan lengkap kini bertahan tepat di depan balai pemuda. Sedangkan jumlah massa yang ditangkap terus bertambah.

Sebelumnya, ratusan massa aksi 'Warga Surabaya Turun ke Jalan #Indonesiasekarat' tiba di depan Gedung Negara Grahadi. Jalan pun mulai menyempit untuk pengendara hingga ditutup.

Puluhan massa aksi tiba di Jalan Gubernur Suryo pada Jumat (26/6/2026) sore sekitar pukul 16.20 WIB. Mereka berkumpul menutup separuh jalan lalu ada yang membentangkan banner dengan gambar Presiden Prabowo Subianto bertuliskan 'Prabowo Kowarso-kowarso', 'gendarseng', 'lemes', 'longor'.

Berikut 10 Tuntutan Massa Demo #IndonesiaSekarat.

1. Hentikan Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
2. Cabut UU Polri dan UU TNI
3. Ciptakan Lapangan Kerja yang Layak
4. Bubarkan Komando Teritorial dan Hentikan Keterlibatan TNI dalam Ranah Sipil.
5. Hentikan Reklamasi Surabaya Waterfront Land.
6. Bebaskan Seluruh Tahanan Politik dan Pulihkan Nama Baik Tahanan Politik.
7. Prioritaskan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan.
8. Ciptakan dan Perbanyak Transportasi Umum yang Layak, Inklusif, dan Gratis.
9. Bubarkan Parlemen dan Bangun Kuasa Rakyat
10. Akhiri Kepemilikan Pribadi Atas Alat-alat Produksi.



(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads