Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali melakukan mutasi besar-besaran pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya. Sebanyak 57 pejabat dilantik dalam jabatan barunya hari ini, Jumat (26/6/2026), di Balai Kota Surabaya.
Eri mengatakan bahwa perputaran jabatan ini untuk memastikan tidak ada sosok pejabat yang menjabat di jabatan yang sama lebih dari 3 tahun. Selain itu, mutasi ini juga menjadi bentuk evaluasi setiap 6 bulan sekali.
Dia pun menekankan apabila pejabat Pemkot Surabaya tidak mampu mencapai target yang telah disepakati bersama dirinya, maka yang bersangkutan sesuai dengan perjanjian yang ada, harus siap untuk mengundurkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika target tidak bisa tercapai sebelum saya turunkan anda mengundurkan diri. Ketika anda menjabat struktural, maka waktu, jiwa, dan pemikiran seluruhnya diberikan untuk warga Surabaya," kata Eri di Balai Kota, Jumat (26/6/2026).
"Kalau dengan struktural waktu anda terbuang, pemikiran berkurang, maka silakan mengundurkan diri," katanya.
Berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya dari 57 pejabat yang dimutasi terdiri dari 22 orang promosi (naik) jabatan dan 35 orang dirotasi.
Dalam pelantikan itu, ada 5 pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkot Surabaya yang turut dilantik di jabatan baru. Simak Daftarnya.
1. Achmad Zaini dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya. Sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP Kota Surabaya.
2. M Fikser sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya. Sebelumnya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya.
3. Herry Purwadi yang sebelumnya menjabat pelaksana tugas ditetapkan definitif sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar).
4. Trio Wahyu Bowo yang sebelumnya masih sebagai pelaksana tugas (Plt) ditetapkan definitif menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
5. Dokter Arif Setiawan yang sebelumnya pelaksana tugas ditetapkan definitif Dirut RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Kota Surabaya.
