Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember terus melakukan terobosan untuk mempercepat transformasi digital administrasi kependudukan. Salah satunya dengan menggelar layanan keliling aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember Bambang Saputro, pihaknya terus mengejar target aktivasi karena angka capaian saat ini masih perlu digenjot secara masif.
"Target sasaran kita cukup besar, sekitar 2 juta penduduk wajib KTP. Saat ini yang teregistrasi baru berkisar 98 ribu jiwa," katanya, Kamis (25/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, strategi jemput bola, seperti di Lapangan JSG, instansi dan kampus-kampus, akan terus diintensifkan agar masyarakat semakin mudah mengakses tanpa harus mengantre di kantor dinas.
"Langkah jemput bola ini sengaja dilakukan untuk mendekatkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat," ujarnya.
Bambang menambahkan, upaya masif ini terus dikejar mengingat target sasaran yang cukup besar. Berdasarkan data terbaru dari Disdukcapil Jember, hingga saat ini capaian aktivasi IKD di Kabupaten Jember baru menyentuh angka 98.631 jiwa.
"Jumlah tersebut masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan total wajib KTP di Kabupaten Jember yang mencapai kurang lebih 2 juta penduduk. Oleh karena itu, skema jemput bola dinilai menjadi solusi paling efektif saat ini," paparnya.
Identitas Kependudukan Digital (IKD), menurutnya, menawarkan kepraktisan tingkat tinggi dibandingkan dengan kartu fisik. Melalui aplikasi resmi di ponsel pintar, masyarakat tidak perlu lagi khawatir dengan risiko kartu identitas tertinggal, rusak, ataupun hilang.
"Seluruh dokumen kependudukan kini tersimpan dengan aman dalam satu genggaman. Tidak hanya KTP, dokumen penting lainnya seperti Kartu Keluarga (KK) juga sudah terintegrasi secara otomatis dalam aplikasi IKD tersebut," tambahnya.
"Masyarakat tidak perlu khawatir lagi e-KTP-nya rusak atau tertinggal, karena semua sudah aman dalam satu aplikasi di smartphone. Kami berharap masyarakat Jember bisa memanfaatkan momentum layanan keliling ini dengan baik demi kelancaran akses berbagai layanan publik ke depan," tandasnya.
(auh/dpe)
