Sebut Deddy Sitorus Salah Tangkap, Herzaky Demokrat: Dia Tersesat!

Sebut Deddy Sitorus Salah Tangkap, Herzaky Demokrat: Dia Tersesat!

Faiq Azmi - detikJatim
Rabu, 24 Jun 2026 19:45 WIB
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, melayangkan kritik menohok kepada Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus. Demokrat menilai elite PDIP tersebut telah gagal paham dan keliru dalam menafsirkan pernyataan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai peran oposisi dalam pemerintahan.

Herzaky menegaskan bahwa opini yang dilempar Deddy ke publik sama sekali tidak berdasar. Menurutnya, AHY sama sekali tidak sedang membicarakan atau menyudutkan PDIP dalam pidatonya baru-baru ini.

"Bang Deddy salah tangkap. Pertama, Ketum AHY membahas mengenai kita sebaiknya fokus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya beli, mengurangi kemiskinan," tegas Herzaky saat dikonfirmasi detikJatim di Surabaya, Rabu (24/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat ini menilai Deddy Sitorus terlalu reaktif. Padahal, dinamika politik elektoral masih terbilang sangat jauh sehingga tidak perlu ditanggapi dengan tensi tinggi.

ADVERTISEMENT

"Kedua, tahun politik 2029 masih jauh, sekarang masih 2026. Beliau belum merasa perlu gas sekarang. Hanya, beliau menghormati langkah masing-masing parpol," tambah Herzaky.

Lebih lanjut, Herzaky menjelaskan esensi dari pernyataan AHY mengenai fungsi parpol di luar pemerintahan. Demokrat berharap fungsi kontrol terhadap pemerintah berjalan secara sehat dengan mengedepankan solusi, bukan sekadar menyerang atau memicu polarisasi di masyarakat.

"Ketiga terkait oposisi, dia hanya mengharapkan jadi oposisi itu konstruktif, memberikan solusi juga, bukan malah memecah belah bangsa. Berdasarkan pengalaman apa Demokrat dulu lakukan, memberikan kritikan dan solusi," paparnya.

Oleh karena itu, Herzaky kembali menggarisbawahi bahwa tudingan yang menyebut AHY tengah menghasut publik adalah asumsi yang salah alamat dan ngawur.

"Bukan bahas-bahas parpol lain. Jadi, Bang Deddy yang tersesat mengira Demokrat bahas PDIP," tandas Herzaky.

Duduk Perkara Tudingan Deddy Sitorus

Perseteruan antar-elite parpol ini bermula dari kritik tajam yang dilayangkan Deddy Sitorus kepada AHY. Politikus PDIP tersebut keberatan dengan pernyataan AHY yang meminta agar partainya tetap memberikan kritik konstruktif meski berada di luar pemerintahan.

Deddy menilai imbauan Menko AHY tersebut bernada hasutan. Ia juga mengungkit posisi partainya yang belakangan kerap dijadikan kambing hitam, termasuk tudingan mendalangi berbagai aksi demonstrasi sejak tahun 2025 lalu hingga tuduhan terbaru yang menyeret nama kader PDIP, Andi Widjajanto, pada tahun 2026 ini.

"Nah, sekarang sama saja. Dituduh-tuduh Andi Widjajanto. Bahkan seorang menko seperti AHY ngomong, ya jangan menghasut," ujar Deddy berang. "Ini lagi-lagi membuktikan bahwa memang berada di luar pemerintahan itu selalu mudah menjadi kambing hitam, ya," pungkasnya.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads