Krisis Air, Ratusan Warga Madiun Keluhkan PDAM Sering Mati

Krisis Air, Ratusan Warga Madiun Keluhkan PDAM Sering Mati

Sugeng Harianto - detikJatim
Senin, 22 Jun 2026 14:15 WIB
Warga Madiun krisis air bersih
Warga Madiun krisis air bersih/Foto: Sugeng Hariono/detikJatim
Madiun -

Sebanyak 160 rumah kepala keluarga di Dusun Kedondong, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mengeluhkan krisis air bersih. Warga terdampak matinya jaringan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang terjadi hampir setiap hari.

"Kurang lebih sekitar 160 rumah Kepala keluarga pelanggan PDAM yang mengeluhkan kondisi jaringan air PDAM yang sering mati setiap hari," ujar Suyono (50) Ketua RW 4 Desa Pilangrejo kepada detikJatim, Senin (22/6/2026).

Menurut Suyono, keluhan matinya air terjadi pada saat warga membutuhkan air, mulai pagi hingga sore hari. Bahkan pada malam hari, aliran air yang kecil membuat warga harus berebut hingga banyak yang tidak kebagian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap hari pagi sampai sore bahkan malam juga mati. Saat hidup air buat rebutan hanya netes saja akhirnya," jelas Suyono.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut, masyarakat sudah berulang kali melaporkan kondisi tersebut ke kantor PDAM Unit Kecamatan Wungu. Namun, gangguan air disebut telah terjadi sejak sekitar lima tahun terakhir.

"Sudah sering komplain tapi tetap tidak aa kelanjutan dari PDAM. Bahkan sejak lima tahun lalu. Mohon PDAM cabang Madiun segera cari solusi," papar Suyono.

Suyono menambahkan, wilayah Dusun Kedondong berada di kaki Gunung Wilis sehingga tidak memiliki sumber sumur tradisional. Sebelum ada jaringan PDAM, warga mengandalkan aliran air dari sungai yang kini sudah mengering.

"Dulu sebelum PDAM masuk warga gunakan air sungai depan rumah yang mengalir dari gunung wilis. Namun saat ini sudah tidak ada air di sungai," tandas Suyono.

Keluhan serupa disampaikan Wawan (45), warga RT 16. Ia mengaku kondisi air yang tidak stabil sudah terjadi bertahun-tahun.

"Kondisi seperti ini sudah lima tahun sejak kepala yang lama sydah berganti ganti. Ini kepalanya PDAM unit Wungu juga baru lagi,. Ini saya ambil air dari persawahan juga keruh saya tampung dalam sumur lama," tandas Wawan.

Sementara itu, Kepala Unit PDAM Kecamatan Wungu, Moh Fahmi Hakim, membenarkan adanya keluhan masyarakat terkait sering matinya jaringan air. Pihaknya kini berkoordinasi dengan PDAM Cabang Kabupaten Madiun untuk mencari solusi.

"Memang benar kita dapat aduan terkait matinya air jaringan warga Dusun Kedondong. Kita masih kordinasi dengan pimpinan PDAM Kabupaten Madiun untuk cari solusi," tandas Fahmi.

Pantauan detikJatim, aliran sungai kecil di depan rumah warga yang dahulu masih mengalir kini tampak mengering.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads