Pemadaman Listrik Bergilir Juga Terjadi di Lamongan, Begini Dalih PLN

Pemadaman Listrik Bergilir Juga Terjadi di Lamongan, Begini Dalih PLN

Eko Sudjarwo - detikJatim
Sabtu, 20 Jun 2026 16:15 WIB
Sejumlah wilayah di Lamongan juga terdampak pemadaman listrik
Ilustrasi. Sejumlah wilayah di Lamongan juga terdampak pemadaman listrik (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Pemadaman listrik bergilir juga terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan pada Sabtu (20/6/2026). Ada sejumlah desa di beberapa kecamatan di Lamongan yang terdampak pemadaman bergilir ini. Simak penjelasan lengkap PLN Lamongan.

Berdasarkan informasi yang didapat detikJatim dari pengumuman yang ada, pemadaman bergilir berlangsung sejak pagi hingga siang dan kembali dilanjutkan sore hari. Sejumlah desa di Kecamatan Tikung, Deket, Sarirejo, Sukodadi, Kembangbahu, serta beberapa kecamatan lainnya masuk dalam daftar wilayah terdampak sejak pagi hingga siang.

Terbaru, dalam pengumumannya, PLN menyebutkan pemadaman dilanjutkan mulai pukul 15.00 WIB hingga proses normalisasi sistem selesai di sejumlah wilayah terdampak. Mulai dari Desa Kembangbahu, Pule, Lopang, Mangkujajar, Kaliwates, Jotosanur, Wonokromo, Tlogoagung, Sukobendu, Kedungmegarih, Tikung, Kedungbanjar, Gebangan hingga Jegreg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT PLN (Persero) berdalih langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas sistem kelistrikan akibat gangguan teknis pada dua unit pembangkit besar. Manager PT PLN (Persero) ULP Lamongan, Selamet memastikan pemadaman bergilir ini berlaku di semua wilayah di Jatim dan statement PLN pun sama.

"Untuk statement seragam untuk semua wilayah ya mas, karena penyebabnya sama," kata Selamet kepada wartawan, Sabtu (20/6/2026).

ADVERTISEMENT

Pengumuman pelaksanaan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah diklaim sudah dilakukan PLN. Langkah ini dilakukan karena adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN, Gregorius Adi Trianto menjelaskan gangguan terjadi pada dua unit pembangkit besar yang untuk sementara waktu tidak dapat beroperasi.

Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan sistem dalam menyuplai kebutuhan listrik mengalami penurunan. Akibatnya, PLN harus menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah daerah.

"PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan," ujar Gregorius dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Gregorius, sistem kelistrikan Jawa masih dalam kondisi terkendali meski mengalami pengurangan kapasitas pasokan. PLN juga memastikan pemadaman bergilir yang dilakukan bersifat sementara. Saat ini, PLN terus mengupayakan percepatan pemulihan operasi pembangkit serta menormalisasi pasokan listrik secara bertahap.

"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," pungkasnya.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads