Penyebab Pecahnya Bentrokan Pesilat di Kalijudan Surabaya

Penyebab Pecahnya Bentrokan Pesilat di Kalijudan Surabaya

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Rabu, 17 Jun 2026 07:55 WIB
Bentrokan di Kalijudan Surabaya
Bentrokan di Kalijudan Surabaya (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Bentrokan pecah di Jalan Kalijudan Surabaya. Bentrokan terjadi karena diduga karena kelompok pesilat yang tengah konvoi terprovokasi oleh sekelompok pemuda.

Salah satu anggota pesilat yang enggan disebutkan namanya mengatakan bentrok itu berawal ketika ia bersama sejumlah anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sedang konvoi menuju tempat pengesahan di Kenjeran Park Surabaya.

Dalam perjalanan, ada kelompok yang memprovokasi rombongan konvoinya. Setelah memprovokasi, sekelompok pemuda tersebut kabur masuk ke perkampungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Kelompok pemuda yang memprovokasi) lari, masuk kampung (kawasan Kalijudan), dikejar arek-arek sampai masuk (kawasan Kalijudan)," katanya, Rabu (17/6/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, salah satu warga, yakni Agus mengaku tak tahu pasti siapa saja kelompok yang terlibat bentrok dengan PSHT itu. Menurutnya, mayoritas pemuda yang ada di lokasi menutupi separuh wajahnya.

"Bawa tongkat, besi, kayu, ada yang bawa petasan, warga kaget," bebernya.

Peristiwa itu disebut Agus membuat situasi mencekam dan membuat warga resah. Selain dirinya, sebagian warga terbangun dan berupaya menghalau kelompok pemuda yang bentrok itu agar situasi tidak semakin parah.

Ketika bentrokan berangsur reda, petugas gabungan dari kepolisian hingga TNI tiba dan berupaya menghalau bentrokan. Korban yang terluka langsung dievakuasi.

Sebelumnya, bentrokan antara dua kelompok pesilat pecah di Jalan Kalijudan Surabaya. Akibatnya, satu orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.

Informasi dihimpun bentrokan terjadi tepat di Kalijudan gang 10, 12, dan 14, Kecamatan Mulyorejo Surabaya pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Agus (42), warga setempat mengatakan saat bentrokan ia melihat salah seorang warga berinisial YD bersimbah darah dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Saya lihat ada korban, luka-luka," kata Agus, Rabu (17/6/2026).



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads