Banjir Rob Rendam Pesisir Utara Pasuruan, Aktivitas Warga Terganggu

Banjir Rob Rendam Pesisir Utara Pasuruan, Aktivitas Warga Terganggu

Muhajir Arifin - detikJatim
Senin, 15 Jun 2026 11:35 WIB
Banjir rob di Pasuruan
Banjir rob di Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Pasuruan -

Wilayah pesisir utara Pasuruan kembali dilanda banjir rob. Wilayah ini merupakan langganan banjir rob sejak beberapa tahun terakhir.

"Pasang air laut mencapai tiga meter yang menyebabkan air meluap ke daratan," kata Kasubnit Lidik Satpolairud Polres Pasuruan Kota, Aipda Laswanto, Senin (15/6/2026).

Rob mulai naik ke daratan pada sejak pukul 09.00 WIB. Ketinggian air mencapai 20-25 sentimeter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wilayah yang terdampak rob di Kota Pasuruan antara lain Kelurahan Mandaranrejo, kawasan Pelabuhan Pasuruan, Kelurahan Tambaan, Kelurahan Ngemplakrejo, Kelurahan Panggungrejo.

ADVERTISEMENT

Di kawasan Pelabuhan Pasuruan, air tampak meluber melewati dermaga dan membanjiri jalan sepanjang pelabuhan. Perahu-perahu di dermaga tampak terangkat ke atas.

Sementara di wilayah Kabupaten Pasuruan, rob melanda Desa Semare, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton. Kemudian Desa Tambak Lekok, Desa Jatirejo, Desa Wates, Desa Semedusari, Desa Kedawang, hingga Desa Mlaten di Kecamatan Lekok dan Nguling.

"Rob diperkirakan mulai surut sekitar pukul 11.30 WIB seiring menurunnya pasang air laut," jelasnya.

Banjir rob kerap terjadi di wilayah pesisir Pasuruan saat kondisi pasang laut mencapai 3 meter. Warga pesisir terlihat sudah terbiasa dengan rob, meski mengaku terganggu.

"Sangat mengganggu aktivitas warga," ujar Hariyanto, salah satu warga.

Banjir rob di pesisir utara Pasuruan diperkirakan akan kembali terjadi hingga tanggal 17 Juni 2026.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads