Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram sering dimanfaatkan muslim untuk memperbanyak ibadah dan muhasabah diri. Di antara berbagai amalan yang dianjurkan, sholat tasbih menjadi salah satu ibadah sunah yang banyak dikerjakan karena diyakini memiliki keutamaan besar, terutama sarana memohon ampunan Allah SWT.
Tak sedikit muslim yang kemudian mencari tahu bagaimana niat sholat tasbih, tata cara pelaksanaannya, serta apakah amalan ini dapat dikerjakan pada malam pergantian tahun Hijriah. Untuk memahami hal tersebut, penting mengetahui terlebih dahulu keutamaan sholat tasbih dan panduan pelaksanaannya.
Makna Sholat Tasbih saat Malam Tahun Baru Islam?
Pergantian tahun Hijriah bukan hanya menjadi penanda masuknya bulan Muharram, tetapi juga momentum refleksi diri bagi umat Islam. Banyak muslim memanfaatkan malam tersebut untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun terakhir, sekaligus memperbanyak ibadah sebagai bentuk syukur dan permohonan ampun kepada Allah SWT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tradisi masyarakat muslim di Indonesia, salah satu amalan yang sering dilakukan adalah sholat tasbih. Sholat sunah ini dikenal sebagai ibadah yang dipenuhi bacaan tasbih, dan diyakini memiliki keutamaan besar dalam memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
Karena itu, sholat tasbih kerap menjadi pilihan ibadah pada malam Tahun Baru Islam, meskipun sebenarnya amalan ini dapat dikerjakan kapan saja dan tidak terbatas hanya pada bulan Muharram.
Keutamaan Sholat Tasbih
Sebelum membahas niat dan tata cara pelaksanaannya, detikers perlu memahami mengapa sholat tasbih memiliki kedudukan istimewa dalam khazanah ibadah sunah.
Mengutip penjelasan NU Online dari kitab "Busyral Karim bi Syarhi Masa'ilit Ta'lim" karya Syekh Said bin Muhammad Ba'asyin, Rasulullah SAW mengajarkan sholat tasbih kepada pamannya, Sayyidina Abbas RA.
Dalam riwayat tersebut dijelaskan sholat tasbih memiliki keutamaan besar sebagai sarana memohon ampunan kepada Allah SWT. Bahkan disebutkan bahwa Allah dapat mengampuni dosa-dosa seorang hamba meskipun jumlahnya sangat banyak.
Masih dalam penjelasan yang sama, para ulama menganjurkan agar sholat tasbih dikerjakan secara rutin sesuai kemampuan. Jika tidak mampu setiap hari, maka bisa dilakukan setiap pekan, setiap bulan, setiap tahun, atau setidaknya sekali seumur hidup.
Pandangan inilah yang membuat sholat tasbih tetap menjadi salah satu amalan sunah yang banyak diamalkan hingga sekarang, khususnya pada momen-momen istimewa seperti malam 1 Muharram.
Niat Sholat Tasbih
Pada dasarnya tidak ada niat khusus sholat tasbih untuk malam Tahun Baru Islam. Bacaan niat yang digunakan sama seperti pelaksanaan sholat tasbih pada hari-hari biasa. Sholat tasbih dapat dilaksanakan dengan dua rakaat satu salam, empat rakaat satu salam atau dua rakaat dua salam.
Niat Sholat Tasbih Dua Rakaat
Ψ£ΩΨ΅ΩΩΩΩΩΩ Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΨͺΩΨ³ΩΨ¨ΩΩΩΨΩ Ψ±ΩΩΩΨΉΩΨͺΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Arab Latin: Ushalli sunnatat tasbΔ«hi rak'ataini lillΔhi ta'ΔlΔ.
Artinya: Aku berniat melaksanakan sholat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Niat Sholat Tasbih Empat Rakaat
Ψ£ΩΨ΅ΩΩΩΩΩΩ Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΨͺΩΨ³ΩΨ¨ΩΩΩΨΩ Ψ£ΩΨ±ΩΨ¨ΩΨΉΩ Ψ±ΩΩΩΨΉΩΨ§ΨͺΩ ΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Arab Latin: Ushalli sunnatat tasbΔ«hi arba'a rak'Δtin lillΔhi ta'ΔlΔ.
Artinya: Aku berniat melaksanakan sholat sunnah tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala.
Bacaan Tasbih dalam Sholat Tasbih
Ciri utama sholat tasbih terletak pada bacaan tasbih yang diulang berkali-kali dalam setiap rakaat. Bacaan yang dibaca adalah sebagai berikut.
Ψ³ΩΨ¨ΩΨΩΨ§ΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΨΩΩ ΩΨ―Ω ΩΩΩΩΩ°ΩΩ ΩΩΩΩΨ§ Ψ₯ΩΩΩ°ΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩΨ§ Ψ§ΩΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω
Arab Latin: SubhΔnallΔh walhamdulillΔh wa lΔ ilΔha illallΔhu wallΔhu akbar.
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.
Tata Cara Sholat Tasbih
Mengacu pada penjelasan Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitab "Al-Minhajul Qawim", tata cara sholat tasbih pada dasarnya sama seperti sholat sunah lainnya. Perbedaannya terletak pada jumlah bacaan tasbih yang dibaca pada setiap gerakan sholat.
- Setelah takbiratul ihram, membaca doa iftitah, surah Al-Fatihah, dan surat pendek seperti biasa.
- Sebelum rukuk, bacaan tasbih dibaca sebanyak 15 kali.
- Kemudian melakukan rukuk. Setelah membaca doa rukuk, bacaan tasbih kembali dibaca sebanyak 10 kali.
- Saat iktidal, setelah membaca doa iktidal, bacaan tasbih dibaca lagi sebanyak 10 kali.
- Ketika sujud pertama, setelah membaca doa sujud, bacaan tasbih dibaca sebanyak 10 kali.
- Saat duduk di antara dua sujud, bacaan tasbih kembali dibaca sebanyak 10 kali.
- Pada sujud kedua, setelah membaca doa sujud, bacaan tasbih dibaca lagi sebanyak 10 kali.
- Setelah bangkit dari sujud kedua dan sebelum berdiri menuju rakaat berikutnya, bacaan tasbih dibaca sebanyak 10 kali.
Dengan pola tersebut, jumlah bacaan tasbih dalam satu rakaat mencapai 75 kali. Karena sholat tasbih terdiri dari empat rakaat, maka total bacaan tasbih yang dibaca selama sholat mencapai 300 kali.
Waktu Terbaik Sholat Tasbih
Tidak ada ketentuan khusus yang mewajibkan sholat tasbih dilakukan pada jam tertentu saat malam Tahun Baru Islam. Namun, banyak ulama menganjurkan pelaksanaannya pada waktu-waktu yang utama untuk beribadah.
Seperti setelah sholat Isya, pada sepertiga malam terakhir, atau saat melaksanakan qiyamul lail. Waktu-waktu tersebut dianggap lebih mendukung suasana khusyuk untuk berdoa, bermuhasabah, dan memohon ampunan kepada Allah SWT saat memasuki tahun Hijriah yang baru.
Hikmah Melaksanakan Sholat Tasbih
Selain sebagai ibadah sunah, sholat tasbih juga menjadi sarana refleksi diri saat memasuki Tahun Baru Islam. Melalui bacaan tasbih yang berulang, seorang muslim diajak untuk memperbanyak mengingat Allah, mensyukuri nikmat yang telah diberikan, serta memohon ampunan atas kesalahan yang pernah dilakukan.
Karena itulah, banyak orang menjadikan malam 1 Muharram sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru.
