Pemotor yang Tampar-Paksa Sujud Badut Pengamen di Tuban Ternyata Polisi

Pemotor yang Tampar-Paksa Sujud Badut Pengamen di Tuban Ternyata Polisi

Ainur Rofiq - detikJatim
Jumat, 05 Jun 2026 19:45 WIB
Badut pengamen di Jalan Sunan Kaligaja, Kota Tuban ditabrak motor malah dimaki dan ditampar hingga diminta sujud pemotor
Badut pengamen di Jalan Sunan Kaligaja, Kota Tuban ditabrak motor malah dimaki dan ditampar hingga diminta sujud pemotor (Foto: Dok. Istimewa)
Tuban -

Ada fakta baru di kasus pemotor tabrak badut pengamen di Jalan Sunan Kalijaga, Kota Tuban yang viral, Rabu (3/5) malam. Pemotor belakangan diketahui ternyata oknum anggota polisi.

Informasi yang dihimpun, pelaku berinisial TS (32). Sedangkan korban atau badut yang jadi korban kekerasan berinisial K (37) asal Rembang, Jawa Tengah.

Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto saat dikonfirmasi membenarkan pelaku merupakan oknum anggota kepolisian setempat. Meski demikian ia menyebut tindakan kekerasan tersebut sebagai tindakan individu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terlapor berinisial TS merupakan tindakan individu," kata Siswanto kepada detikJatim, Jumat (5/6/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Siswanto, korban setelah insiden dan viral di media sosial tidak membuat laporan, namun pihanya gerak cepat dan telah memanggil kedua belah pihak baik korban maupun pelaku.

"Iya, ini kedua belah pihak telah dimediasi oleh unit Reskrim polsek kota karena terkait kejadian yang dilakukan," ujar Siswanto.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan arogansi seorang pengendara motor terhadap seorang badut pengamen viral di media sosial. Aksi tersebut disebut terjadi di di Jalan Sunan Kalijaga, Kota Tuban pada Rabu (3/5).

Dari video yang beredar, insiden bermula saat pengamen badut tersebut hendak menyeberang jalan dari arah selatan. Ketika posisi badut sudah berada di tengah jalan, sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang pria yang membonceng keluarganya melaju dengan kencang.

Akibatnya, badut pengamen yang berada di tengah jalan saat menyeberang tersenggol. Tampak ember yang dibawa sang badut untuk menampung uang receh berserakan di jalanan.

Bukannya menyelesaikan masalah dengan tenang, pengendara motor tersebut justru berputar balik dengan emosi meluap-luap memarahi bahkan menampar badut pengamen itu.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Arina (26), mengatakan bahwa pemotor atau pelaku yang tidak terima dan langsung memaki-maki sang badut di depan umum.

Tak hanya verbal, pelaku juga sempat menampar dan menoyor kepala badut berkali-kali. Pengendara motor tersebut bahkan memaksa sang badut untuk bersujud di hadapannya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads