Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya memiliki cara unik untuk menekan kebiasaan warga membuang sampah sembarangan di tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Puluhan pot bunga dipasang di sejumlah titik yang selama ini kerap menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Kota Surabaya Wasis Sutikno mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghapus 68 titik TPS liar yang masih tersebar di Kota Pahlawan.
"Jumlah seluruh TPS liar di Surabaya saat ini tercatat ada 68 titik. Sementara yang sudah kami pasangi pot bunga baru di dua lokasi, yaitu di Jalan Kali Bokor dan Jalan Pandegiling," kata Wasis, Kamis (4/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mempercantik lingkungan, langkah tersebut juga diharapkan efektif mengurangi aktivitas pembuangan sampah ilegal. Di setiap titik TPS liar, DLH menempatkan 10 pot bunga bougenville.
"Satu titik TPS liar itu kami pasangi 10 pot lengkap dengan tanaman bunga bougenville di dalamnya. Jadi dari dua titik tersebut, kami sudah memasang sebanyak 20 pot bunga," jelasnya.
Wasis menyebut hasil evaluasi sementara menunjukkan perubahan perilaku masyarakat di lokasi yang telah dipasangi pot bunga. Keberadaan tanaman membuat warga lebih segan untuk membuang sampah sembarangan.
Karena itu, DLH berencana memperluas pemasangan pot bunga ke puluhan titik TPS liar lainnya yang masih tersisa di Surabaya.
"Intinya, kita mempersempit ruang kosong yang biasanya dipakai warga untuk membuang sampah. Hasilnya, warga menjadi sungkan untuk membuang sampah di sana karena sudah ada pot-pot bunga," pungkasnya.
(irb/hil)
