20 Desa di Tulungagung Rawan Kekeringan

20 Desa di Tulungagung Rawan Kekeringan

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 03 Jun 2026 09:10 WIB
Distribusi air bersih di daerah terdampak kekeringan di Tulungagung.
Distribusi air bersih di daerah terdampak kekeringan di Tulungagung.(Foto: Istimewa)
Tulungagung -

Puluhan desa di Tulungagung masuk daerah rawan kekeringan. Pemerintah setempat mulai melakukan antispasi dengan penyiapan distribusi air bersih hingga bantuan tandon air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji mengatakan, dari hasil analisa peta rawan bencana kekeringan wilayah yang masuk kategori rawan mencapai 20 desa yang tersebar di sembilan kecamatan.

"Yang masuk data potensi rawan kekeringan itu untuk dusunnya ada 30, tersebar di 20 desa, di sembilan kecamatan. Ini data potensi 2026 ya. Namun, hinggga hari ini belum ada yang mengalami kekeringan," kata Sudarmaji, Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, beberapa kecamatan yang masuk daerah potensi krisis air adalah Kecamatan Kalidawir, Besuki, Pucanglaban, Campurdarat, Tanggunggunung, Rejotangan, Bandung, Pagerwojo dan Kecamatan Gondang.

ADVERTISEMENT

"Kategorinya ada tiga, ringan (K1), sedang (K2) dan berat atau ekstrem (K3). Untuk potensi K3 tidak ada, akan tetapi K2 itu ada delapan dusun di Kecamatan Tanggunggunung, dua dusun di Kalidawir dan satu dusun di Kecamatan Pucanglaban," ujarnya.

Mayoritas wilayah yang berpotensi kekeringan berada di kawasan pegunungan di selatan Tulungagung dan beberapa di wilayah dataran. Sementara itu jumlah penduduk yang berpotensi terdampak 8.810 jiwa atau 3.740 Kepala Keluarga (KK).

"Semoga tidak sampai mengalami kekeringan. Akan tetapi jika kekeringan terjadi kami sudah siapkan beberapa langkah strategis," imbuhnya.

Sudarmaji menjelaskan, BPBD Tulungagung menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang terdampak bencana kekeringan. Selain itu bantuan puluhan tandon air berkapasitas 1.200 liter juga disiapkan untuk memperlancar distribusi air bersih.

"Selain itu saat ini beberapa titik yang rawan krisis air itu sudah ada bantuan sumur bor dari beberapa instansi dan lembaga, termasuk dari Polres dan Kodim Tulungagung. Semoga ini cukup membantu masyarakat di saat kemarau nanti," jelasnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads