Kirab Bedol Pusaka-Lentera Awali Peringatan Hari Lahir Pancasila di Blitar

Kirab Bedol Pusaka-Lentera Awali Peringatan Hari Lahir Pancasila di Blitar

Fima Purwanti - detikJatim
Minggu, 31 Mei 2026 21:30 WIB
Kirab bedol pusaka memperingati hari lahir Pancasila di Blitar
Kirab bedol pusaka memperingati hari lahir Pancasila di Blitar. (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Kirab bedol pusaka dan pawai lentera digelar meriah dengan diikuti puluhan peserta di Kota Blitar. Kegiatan ini sebagai tanda dimulainya peringatan Hari Lahir Pancasila yang disebut sebagai Gerebek Pancasila.

Pantauan detikJatim di lokasi, ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan yang menjadi rute kirab bedol pusaka Pancasila. Cuaca yang cerah menambah semangat masyarakat untuk menyaksikan acara yang digelar tahunan tersebut.

Kirab bedol pusaka dimulai dari Istana Gebang di Jalan Sultan Agung menuju Kantor Walikota Blitar di Jalan Merdeka. Dimulai dari barisan Paskibra, pasukan pembawa pusaka, panji, replika burung garuda, dan diikuti puluhan peserta pawai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rangkaian Gerebek Pancasila untuk memperingati Hari Lahir Pancasila di Kota Blitar dimulai dengan kirab bedol pusaka. Selanjutnya dilanjutkan dengan malam Tirakatan di Kantor Walikota Blitar.

ADVERTISEMENT

"Kemudian besok pagi, kami bersama-sama menggelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Blitar. Jadi kegiatan malam ini merupakan rangkaian awal dari Gerebek Pancasila," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati kepada wartawan, Minggu (31/5/2026).

Rike menyebut ada sekitar 38 peserta yang mengikuti kegiatan kirab bedol pusaka Pancasila itu. Terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Blitar, pelajar dan instansi terkait lainnya.

"Sama seperti sebelumnya, untuk rutenya itu dimulai dari Istana Gebang menuju Kantor Walikota Blitar. Peserta ada yang menampilkan tarian daerah, dengan membawa lentera sesuai tema Pancasila," terangnya.

Lebih lanjut, Rike berharap kegiatan dapat menjadi pawai budaya dengan nilai luhur pancasila sebagai landasan moral dan ideologi dalam kehidupan masyarakat.

"Tradisi ini juga untuk menguatkan rasa cinta tanah air, memperkokoh persatuan lintas generasi dan membawa berkah kepada pelajar dan masyarakat," tandasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads