Budiono Wirawan Dilantik Jadi Sekda Kota Probolinggo, Ini Prioritasnya

Budiono Wirawan Dilantik Jadi Sekda Kota Probolinggo, Ini Prioritasnya

M Rofiq - detikJatim
Jumat, 29 Mei 2026 21:35 WIB
Pelantikan Sekda Kota Probolinggo.
Pelantikan Sekda Kota Probolinggo. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Kota Probolinggo -

Pemkot Probolinggo resmi melantik dan mengambil sumpah serta janji jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo, Budiono Wirawan. Proses pelantikan ini digelar di Ruang Puri Manggala Bakti, Kota Probolinggo, Jumat (29/5/2026) malam.

Pelantikan itu dipimpin langsung Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin serta disaksikan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, jajaran Forkopimda Kota Probolinggo, Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo, dan seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Budiono Wirawan sebelumnya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Probolinggo. Ia terpilih menjadi Sekda definitif setelah melewati proses seleksi bersama 2 kandidat lain, yakni Setyorini Sayekti, Kepala DPUPR/KP Pemkot Probolinggo dan Agus Efendi yang menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Kota Probolinggo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum pelantikan Sekda definitif, jabatan Penjabat (Pj) Sekda Kota Probolinggo diemban Tiok Suwigyo selama 6 bulan. Usai pelantikan ini, Tiok Suwigyo akan kembali menjalankan tugas sebagai kepala Baperinda Pemkot Probolinggo.

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin mengatakan proses pemilihan Sekda kali ini menggunakan sistem manajemen talenta atau SIMATA yang menjadi program baru dalam tata kelola ASN.

ADVERTISEMENT

"Ini memang program baru, sistem baru atau SIMATA, Sistem Manajemen Talenta yang sudah digunakan oleh Badan Kepegawaian Nasional. Kota Probolinggo menjadi salah satu daerah yang terpilih untuk melaksanakan proses penentuan jabatan menggunakan sistem ini," ujar Aminuddin.

Menurut Aminuddin, sistem manajemen talenta tersebut nantinya akan digunakan dalam proses seleksi jabatan mulai dari eselon IV hingga jabatan strategis lainnya di lingkungan Pemkot Probolinggo.

"Semua ASN dimasukkan sesuai levelnya, termasuk PPPK. Hampir lima ribu pegawai sedang kita petakan melalui sistem ini. Jadi ketika ada jabatan kosong, nanti sistem akan menunjukkan siapa yang memiliki potensi untuk mengisi posisi tersebut," katanya.

Wali Kota juga mengisyaratkan adanya pengisian sejumlah jabatan yang kosong di lingkungan Pemkot Probolinggo tahun ini.

"Setidaknya ada enam jabatan kepala OPD yang kosong tahun ini. Ke depan proses assessment juga akan mengikuti manajemen talenta," tambahnya.

Kepada Sekda yang baru dilantik, Aminuddin menekankan pentingnya adaptasi dan komunikasi dalam menjalankan tugas sebagai koordinator seluruh perangkat daerah.

"Yang pertama tentu segera beradaptasi dengan situasi yang baru. Dari sebelumnya sebagai bawahan, sekarang menjadi koordinator semuanya. Lingkungan sekda ini sangat luas, sehingga komunikasi harus terus dibangun agar tidak mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas," tegasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan menyampaikan komitmennya untuk membantu Wali Kota dalam menyusun kebijakan daerah dan memperkuat tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, terdapat sejumlah prioritas yang akan dijalankan, di antaranya penguatan tata kelola APBD, restrukturisasi belanja pegawai, intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah guna meningkatkan PAD, serta optimalisasi penyerapan anggaran di masing-masing OPD.

"Kemudian kebijakan strategis berikutnya adalah pembenahan kinerja OPD dan mempertahankan serta meningkatkan indikator makro daerah," ujar Budiono.

Ia menjelaskan fokus pemerintah daerah ke depan meliputi penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka stunting, hingga menjaga angka inflasi tetap ideal.

"Pertumbuhan ekonomi saat ini sekitar 5,68 persen dan diharapkan bisa terus meningkat mendekati enam persen. Selain itu, angka pengangguran yang sebelumnya meningkat juga menjadi perhatian agar bisa ditekan," pungkasnya.



(abq/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads