Pyok! Sapi Kurban Nyemplung Septic Tank di Mojokerto, Damkar Turun Tangan

Pyok! Sapi Kurban Nyemplung Septic Tank di Mojokerto, Damkar Turun Tangan

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 26 Mei 2026 18:50 WIB
Sapi kurban di Mojokerto lepas hingga nyemplung ke septic tank.
Sapi kurban di Mojokerto lepas hingga nyemplung ke septic tank. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Sapi untuk kurban terpersokok ke septic tank di Dusun Ardilangu, Desa Ngembeh, Dlanggu, Mojokerto. Hingga petang ini, evakuasi sapi seharga Rp 25 juta ini masih berlangsung.

Sapi kurban jenis simental ini milik Sutrisno (56), warga Dusun Ardilangu. Menurutnya, sapi berumur 2,5 tahun ini sudah dibeli warga Dusun Kali Cangkring, Desa Kaligoro, Kutorejo, Mojokerto seharga Rp 25 juta untuk Hari Raya Idul Adha.

"Sudah dibayar lunas oleh pembelinya untuk kurban besok pagi," terangnya kepada detikJatim di lokasi, Selasa (26/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB, lanjut Sutrisno, 2 orang mengambil sapi tersebut. Namun, saat dikeluarkan dari kandang, sapi simental ini tiba-tiba saja memberontak. Sehingga terperosok ke lubang septic tank sekitar 2 meter sebelah kanan kandang.

"Saat diambil 2 orang dari kandang, sapi berontak. Dua orang tidak kuat, sehingga sapi terjatuh ke septic tank," jelasnya.

ADVERTISEMENT
Sapi kurban di Mojokerto lepas hingga nyemplung ke septic tank.Evakuasi sapi kurban di Mojokerto yang lepas hingga nyemplung ke septic tank. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)

Kandang sapi dan lubang septic tank persis di belakang rumah Sutrisno. Ia meminta bantuan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto untuk mengevakuasi sapi.

"Lubang septic tank tertutup cor, tapi tanpa rangka besi. Sehingga ambrol ketika diinjak-injak sapi ini," ungkapnya.

Hingga pukul 17.10 WIB, evakuasi sapi masih berlangsung. Sapi yang besok akan dikurbankan ini dalam kondisi hidup di dalam septic tank.

Damkar Pos 1 Mojoanyar BPBD Kabupaten Mojokerto dibantu para relawan berjibaku untuk menyelamatkan sapi. Saat ini, mereka fokus memposisikan sapi di tengah lubang agar mudah diangkat.

"Kami semprot pakai air supaya posisi sapi di tengah lubang. Setelah itu, akan kami angkat dengan tripod katrol," tandas Danpos 1 Damkar Mojoanyar BPBD Mojokerto Sukamto.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads