Menjelang datangnya 8 Dzulhijjah, banyak umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan puasa Tarwiyah. Ibadah sunah ini menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada awal bulan Dzulhijjah karena memiliki keutamaan besar dan termasuk hari-hari yang dicintai Allah SWT untuk beribadah.
Agar pelaksanaannya sesuai tuntunan, penting bagi seorang muslim untuk mengetahui bacaan niat puasa Tarwiyah beserta waktu membacanya. Berikut niat puasa Tarwiyah 2026 lengkap tulisan Arab, latin, arti, hingga keutamaan menjalankannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niat Puasa Tarwiyah Arab, Latin dan Artinya
Muslim dianjurkan memahami bacaan niat agar ibadah yang dijalankan lebih mantap dan sesuai tuntunan. Niat puasa Tarwiyah dapat dibaca pada malam hari maupun siang hari dalam kondisi tertentu. Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah lengkap Arab, latin, beserta artinya dirangkum dari NU Online.
Niat Puasa Tarwiyah Dibaca Malam Hari
Sama seperti puasa sunah lainnya, niat puasa Tarwiyah dianjurkan dibaca pada malam hari. Waktu membaca niat dimulai sejak matahari terbenam atau setelah Magrib hingga sebelum terbit fajar.
Dengan melafalkan niat sejak malam, muslim dapat lebih memantapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa Tarwiyah keesokan harinya. Berikut niat puasa Tarwiyah yang dibaca malam hari.
ΩΩΩΩΩΩΨͺΩ Ψ΅ΩΩΩΩ Ω ΨͺΩΨ±ΩΩΩΩΩΨ©Ω Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω ΩΩΩΩΩ°ΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillΓ’hi ta'Γ’lΓ’.
Artinya: Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta'Γ’lΓ’.
Niat Puasa Tarwiyah Dibaca Siang Hari
Meski dianjurkan berniat sejak malam, puasa Tarwiyah tetap sah dilakukan bagi seseorang yang belum sempat membaca niat pada malam hari. Niat puasa masih dapat dilafalkan pada siang hari, mulai setelah Subuh hingga sebelum masuk waktu Zuhur.
Namun, niat puasa ini masih bisa dibaca selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah yang dapat dibaca pada siang hari.
ΩΩΩΩΩΩΨͺΩ Ψ΅ΩΩΩΩ Ω ΩΩ°Ψ°ΩΨ§ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ω ΨΉΩΩΩ Ψ£ΩΨ―ΩΨ§Ψ‘Ω ΨͺΩΨ±ΩΩΩΩΩΨ©Ω Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω ΩΩΩΩΩ°ΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Arab Latin: Nawaitu shauma hΓ’dzal yaumi 'an adΓ’'i tarwiyata sunnatan lillΓ’hi ta'Γ’lΓ’.
Artinya: Saya niat puasa sunah Tarwiyah hari ini karena Allah ta'Γ’lΓ’.
Keutamaan Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah merupakan salah satu amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam pada tanggal 8 Dzulhijjah. Pada 1447 Hijriah, puasa Tarwiyah jatuh pada Senin 25 Mei 2026, berdasarkan penetapan pemerintah melalui Kementerian Agama serta ikhbar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengenai awal Dzulhijjah.
Anjuran menjalankan puasa Tarwiyah didasarkan pada sejumlah hadis yang menjelaskan besarnya pahala ibadah di awal bulan Dzulhijjah. Dalam riwayat yang dinukil dari Ibnu Abbas, disebutkan bahwa puasa pada hari Tarwiyah dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa selama satu tahun.
Keterangan ini juga dijelaskan para ulama dalam berbagai kitab syarah hadis. Selain itu, amalan puasa pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah disebut memiliki keutamaan yang sangat besar.
Dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi dijelaskan tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk beribadah selain sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Bahkan, satu hari berpuasa pada waktu tersebut disebut sebanding dengan puasa sunah selama satu tahun, sementara ibadah malamnya disamakan dengan keutamaan Lailatul Qadar.
Karena itulah, puasa Tarwiyah menjadi salah satu amalan sunah yang banyak dikerjakan umat Islam sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus meraih keutamaan di bulan Dzulhijjah.
(irb/dpe)
