Saat Idul Adha, satu kebiasaan yang hampir selalu dilakukan banyak orang adalah langsung mencuci daging kurban begitu sampai di rumah. Tapi ternyata, cara ini tidak selalu dianjurkan.
Beberapa ahli justru menyebut daging kurban yang langsung dicuci sebelum masuk freezer bisa lebih cepat terkontaminasi bakteri. Di sisi lain, ada kondisi tertentu yang tetap memperbolehkan daging dicuci.
Lalu, sebenarnya, apakah daging kurban boleh dicuci? Kapan sebaiknya dicuci, dan kapan justru tidak dianjurkan? Berikut penjelasan lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah Daging Kurban Boleh Dicuci?
Pada dasarnya, daging kurban boleh dicuci, terutama jika akan langsung diolah dan dimasak. Namun, jika daging ingin disimpan dalam freezer, para ahli menyarankan agar daging tidak dicuci terlebih dahulu.
Hal ini dijelaskan oleh ahli gizi Universitas Airlangga (Unair), Lailatul Muniroh SKM MKes. Dikutip dari jatimprov.go.id, ia menyebut daging yang akan disimpan lebih baik langsung dimasukkan ke freezer dalam kondisi kering.
"Jika daging akan digunakan, tinggal ambil sesuai kebutuhan lalu dicuci sebelum diolah," ujar Lailatul.
Karena itu, waktu pencucian daging ternyata cukup penting. Jika salah penanganan, kualitas daging bisa lebih cepat menurun.
Kenapa Daging Kurban Tidak Dianjurkan Dicuci Sebelum Disimpan?
Banyak orang mengira mencuci daging sebelum disimpan akan membuatnya lebih higienis. Padahal, kondisi daging yang lembap justru bisa memicu pertumbuhan mikroorganisme.
Lailatul Muniroh menjelaskan, daging yang dicuci lalu langsung dimasukkan ke freezer berisiko lebih mudah terkontaminasi bakteri.
"Jika kita cuci daging lalu simpan di freezer, daging akan lembap dan menjadi media tumbuhnya mikroorganisme seperti bakteri," jelasnya.
Karena itu, daging kurban sebaiknya dipotong sesuai kebutuhan terlebih dahulu, lalu disimpan menggunakan plastik atau wadah kedap udara sebelum dimasukkan ke freezer. Cara ini juga membuat penyimpanan lebih praktis karena daging tinggal diambil sesuai porsi saat akan dimasak.
Kapan Daging Kurban Sebaiknya Dicuci?
Meski tidak dianjurkan dicuci sebelum disimpan, daging kurban tetap boleh dicuci apabila akan langsung dimasak. Terlebih saat proses distribusi daging kurban, ada kemungkinan daging terkena debu, darah, pasir, atau kotoran lain selama proses pemotongan dan pembagian.
Karena itu, mencuci daging sebelum dimasak tetap penting untuk membantu membersihkan permukaan daging dari kotoran yang menempel. Namun setelah dicuci, daging sebaiknya segera diolah dan tidak disimpan kembali dalam kondisi basah terlalu lama.
Risiko Mencuci Daging Kurban Sembarangan
Selain membuat daging lembap, mencuci daging ternyata juga dapat memicu penyebaran bakteri melalui cipratan air dan cairan daging.
Ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen pernah menjelaskan alasan daging tidak dianjurkan dicuci sebelum masuk freezer berkaitan dengan risiko kontaminasi silang.
Dikutip dari siaran e-Life detikHealth, ia mengatakan menurut CDC dari Amerika Serikat, problemnya adalah ketika kamu mencuci daging, darah dan cairannya bisa nyiprat ke mana-mana.
Cipratan tersebut dapat mengenai wastafel, peralatan dapur, atau bahan makanan lain sehingga meningkatkan risiko penyebaran kuman. Karena itu, jika daging tampak kotor, membersihkannya cukup dengan mengelap bagian yang terkena kotoran menggunakan tisu atau lap bersih sebelum disimpan.
Bagaimana Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar?
Penyimpanan daging kurban yang tepat penting untuk menjaga kualitas dan mencegah daging cepat rusak.
Menurut Lailatul Muniroh, daging yang disimpan di freezer dengan suhu di bawah minus 18 derajat Celsius dapat bertahan sekitar 6 hingga 12 bulan.
Sementara jika hanya disimpan di chiller, daya tahannya sekitar satu hingga dua hari saja.
"Kalau mau lebih lama awet bisa disimpan di freezer," jelasnya.
Untuk hasil yang lebih baik, daging disarankan dipotong sesuai porsi kebutuhan, disimpan dalam plastik atau wadah kedap udara, tidak dicuci sebelum masuk freezer.
Atau bisa juga dipisahkan antara daging mentah dan jeroan. Cara penyimpanan ini membantu menjaga tekstur dan kualitas daging tetap baik saat nantinya diolah.
Apakah Semua Daging Kurban Harus Langsung Masuk Freezer?
Tidak selalu. Jika daging akan dimasak dalam waktu dekat, misalnya satu hingga dua hari, penyimpanan di chiller kulkas masih cukup aman.
Namun, jika jumlah daging banyak dan tidak langsung habis, freezer menjadi pilihan terbaik agar daging lebih tahan lama.
Untuk daging yang sudah matang atau sudah diolah menjadi masakan, daya simpannya di freezer bisa mencapai dua hingga tiga bulan.
(irb/irb)
