Sekitar 20-an jurnalis di Bondowoso menggelar aksi solidaritas terhadap 3 wartawan Indonesia yang disandera militer Israel. Jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Bondowoso (FJB) tersebut mendesak pemerintah RI agar segera melakukan langkah diplomasi dengan zionis Israel agar jurnalis dan relawan kemanusiaan itu segera dibebaskan.
Dalam aksinya, para jurnalis berasal dari media nasional, regional, serta lokal itu melakukan orasi mengecam tindakan militer Israel yang telah menyandera jurnalis dan relawan kemanusiaan itu.
Mereka juga membentangkan poster kecaman atas disanderanya beberapa jurnalis dan relawan asal Indonesia saat mengikuti misi kemanusiaan menuju jalur Gaza. Mereka juga mendesak agar pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi yang digelar di area Monumen Gerbong Maut itu para jurnalis berkumpul sambil membawa poster bertuliskan antara lain "Bebaskan Teman Kami", "Jurnalisme Bukan Kejahatan", dan "Selamatkan Rekan Kami".
Secara bergantian peserta menyampaikan orasi yang menyoroti pentingnya perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugasnya.
"Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas sesama insan pers atas peristiwa yang menimpa rekan-rekan jurnalis," ujar salah seorang jurnalis, Jerico, di sela demo, Kamis (21/5/2026).
Sebab, kata dia, jurnalis memiliki hak dan perlindungan saat menjalankan tugas peliputan maupun misi kemanusiaan.
"Kami mendesak pemerintah Republik Indonesia segera mengambil langkah diplomasi yang kuat agar tiga jurnalis Indonesia yang saat ini disandera dapat segera dibebaskan," tegasnya.
Sementara menurut Nanang, keselamatan jurnalis harus menjadi perhatian bersama. Karena tugas jurnalistik merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada publik.
"Tidak seharusnya menjadi sasaran tindakan yang mengancam keselamatan jiwa," pungkasnya.
Aksi solidaritas para jurnalis Bondowoso itu menyusul kejadian 3 jurnalis Indonesia ditahan militer Israel saat bersama relawan Indonesia lainnya tergabung dalam Global Peace Cobvoy Indonesia (GPCI).
Ketiga jurnalis yang menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan internasional menuju Gaza itu yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika.co.id, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV.
(auh/abq)
