Penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun 2026 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik, Kamis (21/5/2026), menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menegaskan arah pembangunan infrastruktur desa.
Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani menegaskan, pembangunan jalan poros desa (JPD) menjadi salah satu fokus utama Pemkab Gresik pada 2026 hingga 2027 guna memperkuat konektivitas antar-wilayah pedesaan.
Menurutnya, program TMMD yang dilaksanakan Kodim 0817/Gresik sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam mempercepat pemerataan infrastruktur di desa-desa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0817/Gresik, yang telah membantu pemerintah daerah dalam membangun Desa Slempit. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan warga," kata Gus Yani saat menghadiri penutupan TMMD di Lapangan Desa Slempit, Kamis (21/5/2026).
Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan desa yang lebih cepat dan tepat sasaran. Karena itu, Pemkab Gresik berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur melalui penguatan jalan poros desa.
"Program ini linier dengan prioritas pembangunan daerah, salah satunya jalan poros desa. Pada 2026 hingga 2027 kami fokus pada pembangunan JPD agar konektivitas antarwilayah desa semakin baik," tegasnya.
Gus Yani menambahkan, pembangunan desa menjadi fondasi penting dalam pemerataan pembangunan Kabupaten Gresik. Dengan akses jalan yang memadai, aktivitas ekonomi warga hingga pelayanan publik diharapkan semakin meningkat.
Ia juga memastikan sinergi antara Pemkab Gresik dan Kodim 0817/Gresik akan terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat desa.
"Kita akan terus berkolaborasi dengan Kodim agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat desa secara langsung," tuturnya.
Program TMMD Ke-128 yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 itu sendiri berhasil menyelesaikan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik, mulai peningkatan jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan saluran irigasi, hingga fasilitas umum lainnya.
Bagi Pemkab Gresik, keberhasilan TMMD di Desa Slempit menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.
(irb/hil)
