Banjir masih merendam Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, sejak Rabu (20/5). Banjir masih menggenangi puluhan rumah.
Banjir di Desa Pulokerto terjadi sejak Rabu (20/5) dini hari bersamaan hujan lebat merata yang menyebabkan sejumlah desa dan jalan raya terendam.
Saat banjir di semua lokasi surut, banjir di desa ini belum surut. Pantauan detikJatim pada Kamis pukul 11.00 WIB, genangan air masih mencapai 30-50 sentimeter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Sejumlah Wilayah Pasuruan Direndam Banjir |
Kondisi terparah di Dusun Pulodowo. Warga terjebak banjir bahkan sudah dua hari terjebak genangan air sehingga aktivitas terganggu. Warga memilih bertahan di rumah karena akses keluar masuk kampung masih dipenuhi air.
"Ada sekitar 50 kepala keluarga terdampak," kata Samian, warga Dusun Pulodowo.
Menurutnya banjir kali ini lebih lama dibanding biasanya karena selain hujan lebat juga disebabkan air laut pasang.
"Biasanya cepat turun, tapi sekarang susah karena air laut juga pasang. Warga jadi tidak bisa ke mana-mana," ujarnya.
Ia mengaku sebagian warga kini hanya bisa bertahan di dalam rumah sambil menunggu bantuan datang. Sebab jika ingin keluar kampung harus menerobos banjir.
"Kalau mau keluar harus menerobos banjir. Banyak aktivitas warga memang terganggu," katanya.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi terdampak. Pihaknya menyiapkan distribusi bantuan makanan untuk warga.
"Kita juga akan upayakan pompa dan sudah koordinasi dengan Dinas SDA Provinsi untuk kirim pompa," ungkapnya.
