Suasana haru menyelimuti pemberangkatan 733 Jemaah Calon Haji Kabupaten Nganjuk yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 112, 113 dan 114, dari Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Rabu (20/5/2026).
Pemberangkatan dibagi menjadi dua gelombang, masing-masing 210 jemaah haji kloter 112 pukul 14.30 WIB, dan 523 jemaah haji kloter 113-114 pada pukul 16.30 WIB.
Ratusan tamu Allah tersebut dilepas langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, didampingi Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro. Juga Kepala Kantor Kementerian Haji Nganjuk Zainal Abidin Hanif Kamaloddin, serta jajaran Forkopimda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prosesi pemberangkatan diwarnai tangis haru keluarga dan sanak saudara yang mengantar. Lantunan kalimat Talbiyah "Labaik Allah humma Labaik" terus dikumandangkan menambah khidmat.
"Budal muleh selamet Buk, dungakno aku yo Buk," ujar salah satu keluarga jemaah haji wanita dari balik pagar pembatas.
Sekitar pukul 14.30 WIB, rombongan pertama jemaah haji Nganjuk yang diangkut armada bus tersebut dilepas Bupati Marhaen dengan mengangkat bendera pemberangkatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji Nganjuk, Zainal Abidin Hanif Kamaloddin menyampaikan, jemaah calon haji asal Nganjuk terbagi tiga kloter sebanyak 733 orang ditambah 6 pendamping haji, sehingga totalnya 739 orang.
Menurut Hanif, jemaah calon haji tertua atas nama Marmi binti Marjuki, asal Dusun Lunggur Kliki, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan. Usianya 90 tahun dan akan mendapatkan pendampingan dan pengawalan kesehatan secara khusus selama menjalankan ibadah haji.
"Jemaah termuda atas nama Muhammad Bustan Tsabit, asal Desa Godean, Kecamatan Loceret, yang masih berusia 17 tahun," ujar Hanif.
Ratusan jemaah calon haji diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya terlebih dahulu. Kemudian, dijadwalkan terbang ke Tanah Suci sehari setelahnya.
"Jemaah haji itu akan dikarantina semalam. Baru besoknya, 24 jam setelah kedatangan (di Asrama Haji Sukolilo) akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Jadi langsung diberangkatkan ke Mekkah," ujar Hanif
Sementara Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi berpesan agar seluruh jemaah haji bisa menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah. Pasalnya, ibadah haji tersebut banyak menguras tenaga.
"Paling utama jaga kesehatan, fokus ibadahnya, semoga dilancarkan semuanya," ujar Marhaen.
Marhaen menyebut, dari ratusan jemaah haji tersebut ada 49 yang merupakan ASN Pemkab Nganjuk. Lalu, ada juga Anggota DPRD Nganjuk dari Fraksi PDIP Marianto.
"Untuk ASN yang terbanyak dari guru," pungkas Marhaen.
(auh/abq)
