Sejarah Hari Kebangkitan Nasional, Awal Bangkitnya Semangat Persatuan

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional, Awal Bangkitnya Semangat Persatuan

Anastasia Trifena - detikJatim
Rabu, 20 Mei 2026 09:50 WIB
Logo Hari Kebangkitan Nasional 2026
Logo Hari Kebangkitan Nasional 2026. Foto: Istimewa
Surabaya -

Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas diperingati setiap tanggal 20 Mei sebagai lahirnya kesadaran nasional bangsa Indonesia untuk bersatu melawan penjajahan. Peringatan ini berawal dari berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 yang jadi tonggak awal kebangkitan nasional.

Pada tahun ini, peringatan Harkitnas memasuki usia ke-118 tahun. Untuk memeriahkan perayaannya, pemerintah telah merilis tema dan logo resmi yang menggambarkan semangat persatuan, pertumbuhan generasi bangsa, hingga kedaulatan negara di tengah perkembangan zaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Harkitnas berawal dari berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Organisasi modern pertama tersebut digagas oleh para pelajar STOVIA di Batavia, termasuk Dr Soetomo dan tokoh penting lainnya.

Budi Utomo menjadi awal mula munculnya kesadaran nasional bangsa Indonesia untuk bersatu dan memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan. Organisasi ini juga mendorong kemajuan di bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi, sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

Hari Kebangkitan Nasional kemudian ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah Indonesia pada 1948 melalui Presiden Soekarno sebagai momentum untuk mengenang lahirnya semangat nasionalisme dan perjuangan kolektif menuju kemerdekaan.

Pada peringatan Harkitnas ke-188 tahun 2026, pemerintah menetapkan tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Tema ini menegaskan pentingnya menjaga generasi penerus sebagai kekuatan bangsa untuk menghadapi masa mendatang.

Logo resmi Hari Kebangkitan Nasional 2026 telah dirilis Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dan dapat digunakan oleh siapa saja secara gratis. Logo yang disediakan terdiri dari ragam pilihan warna dan format, yakni hitam, putih, dan berwarna dalam format PNG, JPEG, dan EPS. Berikut link logo-logo tersebut.

Pilih logo sesuai kebutuhan. Logo-logo Hari Kebangkitan Nasional 2026 tersebut bisa digunakan untuk membuat Twibbon, poster, maupun gambar peringatan Harkitnas 2026.

Filosofi Logo Harkitnas 2026

Logo Hari Kebangkitan Nasional 2026 merepresentasikan semangat kebersamaan dan optimisme seluruh elemen bangsa dalam membangun Indonesia yang lebih kuat, maju, dan sejahtera. Desainnya memadukan unsur modern dan nasionalisme yang menggambarkan semangat kebangkitan di tengah perkembangan zaman.

Secara visual, logo Harkitnas 2026 terdiri dari beberapa elemen utama, yakni angka "118", kepala burung elang pada bagian atas angka 8, daun pada bagian bawah angka 8, serta dominasi warna biru dan kuning. Masing-masing elemen memiliki makna tersendiri.

Angka "118" menunjukkan peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-118 sekaligus melambangkan semangat bangsa yang terus tumbuh dan bergerak maju dari waktu ke waktu.

Sementara kepala burung elang terinspirasi dari semangat visual lambang negara Indonesia, Garuda. Simbol ini menggambarkan kekuatan, keteguhan, kewibawaan, dan semangat juang bangsa dalam menjaga kedaulatan negara serta menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Di sisi lain, elemen daun dimaknai sebagai simbol kehidupan, pertumbuhan, keberlanjutan, dan kesejahteraan. Kehadiran daun juga merepresentasikan pentingnya menjaga generasi penerus dan ketahanan bangsa agar tetap berkembang secara mandiri.

Adapun warna biru pada logo melambangkan kepercayaan, ketangguhan, dan harapan menuju masa depan yang lebih cerah. Sedangkan warna kuning mencerminkan energi, optimisme, dan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia.

Demikian informasi mengenai Hari Kebangkitan Nasional disertai makna dan logonya tahun ini. Untuk pedoman selengkapnya dapat detikers akses melalui laman https://s.komdigi.go.id/HARKITNAS2026. Semoga bermanfaat!



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads