Khofifah Optimistis Museum Marsinah Jadi Wisata Edukatif-Dongkrak Ekonomi

Khofifah Optimistis Museum Marsinah Jadi Wisata Edukatif-Dongkrak Ekonomi

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 16 Mei 2026 20:38 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)
Nganjuk -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan sekaligus meninjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk.

Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah berdiri tepat di samping rumah masa kecil Marsinah. Museum ini menjadi satu kesatuan dengan kawasan ziarah yang diharapkan menjadi kawasan wisata edukasi perjuangan HAM sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat.

Secara khusus, Khofifah mengapresiasi penataan dan manajemen Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah. Pasalnya, museum tersebut dinilainya dapat menyajikan rekam jejak pahlawan nasional perempuan yang semasa hidup memperjuangkan hak-hak para buruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, isinya bagus dan tertata indah dan rapi. Di dalam kita bisa melihat berbagai dokumentasi perjuangan Ibu Marsinah, baik foto, kliping koran asli juga pakaian yang dipakainya sebelum jasadnya ditemukan dan sebagainya," katanya.

"Bahkan, museum beliau ini juga menampilkan diorama situasi yang dihadapi buruh tahun 1990-an. Jadi kita bisa napqk tilas bagaimana perjuangan buruh saat itu," lanjut Gubernur Khofifah.

ADVERTISEMENT

Lebih jauh, Khofifah juga memuji kesiapan lingkungan sekitar untuk mendukung pembangunan Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah. Sehingga, diharapkannya bisa menjadi destinasi wisata edukatif baru ini juga bisa membangkitkan perekonomian masyarakat Nganjuk.

"Pada tahun 2026 Di Desa Nglundo ini sudah di-SK-kan Desa wisata oleh Bupati Nganjuk, bahkan sudah terbentuk Pokdarwis dan mulai aktif mengelola desa wisatanya. Insya Allah, ini akan semakin menunjang Museum ini dan menjadi amal jariyah Mbak Marsinah yang merupakan sosok Pahlawan Nasional Pejuang Buruh. Bahwa bahkan setelah tiada, beliau tetap membawa manfaat untuk masyarakat," jelasnya.

Sebagai informasi, pembangunan Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah dilakukan dengan pendanaan yang berasal dari donasi buruh seluruh Indonesia juga keuangan organisasi independen Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Pengelolaan museum nantinya akan berada di bawah Yayasan KSPSI dengan penataannya mengadopsi konsep dari Museum Galeri Nasional Singapura.

"Kita tentu berharap perjuangan, keberanian, dan kegigihan untuk menegakkan keadilan dari seorang Mbak Marsinah bisa menginspirasi lebih banyak orang. Dengan adanya Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah ini, insya Allah jejak beliau tidak akan pudar," pungkas Khofifah.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads