Insiden 'Gajah Putih' Nyaris Patah Jelang Surabaya Vaganza 2026

Insiden 'Gajah Putih' Nyaris Patah Jelang Surabaya Vaganza 2026

Chilyah Auliya - detikJatim
Sabtu, 16 Mei 2026 17:35 WIB
Intip kesiapan peserta  Surabaya Vaganza
Dekorasi Gajah Putih untuk salah satu kendaraan hias yang ada (Foto: Raihan Akbar Mahendra)
Surabaya -

Momen tegang sempat terjadi di tengah persiapan Surabaya Vaganza 2026 di Jalan Johar, Surabaya, tepatnya di samping Kantor Gubernur Jatim. Salah satu kendaraan yang mengusung dekorasi gajah putih yang disusun dari bunga cantik warna putih nyaris patah.

Kaki bagian belakang kiri dari dekorasi gajah itu sempat dikira patah. Namun, setelah dicek oleh tim dekorasi, bagian itu ternyata cuma mengeluarkan bunyi retak biasa sehingga replika satwa berbahan dasar rangkaian bunga putih itu masih aman dan bisa diangkat ke atas truk tronton.

Momen tegang yang melibatkan bagian styrofoam struktur gajah tersebut sempat menarik perhatian warga yang memadati lokasi. Beruntung, insiden kecil itu langsung teratasi dan memperlihatkan dengan jelas representasi perjuangan serta kerja keras seluruh tim dalam mempersiapkan karya mereka demi tampil maksimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum insiden itu terjadi, kesibukan di sepanjang Jalan Johar sudah terlihat sejak sebelum pukul 16.00 WIB. Sejumlah orang tampak sibuk mengecek instalasi kelistrikan, merapikan bentangan kabel genset di jalanan, serta merangkai bunga krisan, aster, dan anthurium pada dekorasi kendaraan hias berukuran raksasa.

Selain gajah putih, beberapa kendaraan hias lain yang telah siap di antaranya menampilkan dekorasi bertema produk lokal seperti bentuk cangkir kopi raksasa, hingga dekorasi rumah bernuansa floral. Tampak pula konsep fantasi seperti bangunan kastil abu-abu, instalasi lampu neon warna-warni, serta kereta kencana emas.

ADVERTISEMENT

Petugas Satpol PP Surabaya, Anwar menyatakan bahwa sterilisasi area persiapan di Jalan Johar dan penataan urutan kendaraan mulai diberlakukan sejak pukul 16.00 WIB. Sekitar 16 mobil hias dijadwalkan berbaris di lokasi tersebut sebelum diberangkatkan.

"Jam 4 itu persiapan untuk mobil-mobil hiasnya. Di depan nanti ditata. Untuk peserta pertama mobil apa, dari di mana, he-eh. Sampai 16 mobil," kata Anwar saat ditemui detikJatim, Sabtu (16/5/2026).

Anwar juga menceritakan proses pengerjaan mobil hias yang sudah memakan waktu berhari-hari di lokasi.

"Yang datang ya ada yang mulai satu minggu waktu ada. Hiasnya di sini. Yang untuk bebek-bebek jadi, sudah satu minggu di sini. Ada yang pickup, ada yang truk tronton," jelasnya.

Persiapan jelang Surabaya Vaganza 2026.Persiapan jelang Surabaya Vaganza 2026. (Foto: Raihan Mahendra/detikJatim)

Terkait dengan pengalihan arus dan penutupan rute jalan, Anwar menjelaskan bahwa sterilisasi penuh akan dilakukan tepat dua jam sebelum acara dimulai.

"Oh, kalau yang di rute ditutup. Kan start nanti jam 6. Jam 6 itu harus semua untuk kendaraan sudah dialihkan semua. Nanti kan ini terus kalau sudah start mulai, untuk ruas jalan sudah steril, enggak ada kendaraan berlalu-lalang," tuturnya.

Menurut Anwar, pengamanan jalannya acara ini akan melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi pemerintah kota.

"Iya, gabungan. Banyak. Setiap OPD dikeluarkan semua, terus dari Polrestabes dan Dishub juga," tambahnya.

Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan penonton yang tidak tertib atau kondisi chaos, Anwar memastikan pihak panitia telah menyiapkan skema pembatas di sepanjang jalur utama parade untuk kenyamanan bersama.

"Kalau untuk chaos-nya enggak. Masalahnya kan setiap Jalan Pahlawan sampai Siola itu ditutup pagar pembatas barikade. Supaya peserta bisa lewat dengan mulus, terus untuk penonton juga enak," pungkas Anwar.

Sembari menunggu seluruh persiapan rampung, suasana di sekitar lokasi semakin semarak dengan diputarnya lagu khas "Rek Ayo Rek" melalui pengeras suara. Alunan musik ini sukses menghibur ratusan warga bersama anak-anak yang sudah memadati area Jalan Johar untuk berswafoto dan melihat proses persiapan dari dekat.

Salah satu warga, Nadin (20), mengaku sengaja datang lebih awal membawa adiknya karena sangat antusias ingin menyaksikan langsung parade tahunan ini.

"Iya sama adik. Dia sempat tadi foto-foto dulu di depan kendaraannya. Excited si mau liat nanti gimana," ujarnya.

Setelah proses penataan barisan selesai di bawah iringan musik, sekitar pukul 16.10 WIB, rangkaian kendaraan hias terpantau sudah mulai bergerak perlahan meninggalkan Jalan Johar menuju titik start utama parade dengan tema Festival of Lights: Garden of Hope.

Tak berselang lama, sekitar pukul 16.17 WIB, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung bergerak cepat menyisir area untuk bersih-bersih dan mengangkut sisa-sisa sampah yang sempat berserakan di jalanan.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads