Pria di Jombang Tak Bisa Makan Tanpa Kelapa, Ini Kata Sang Istri

Pria di Jombang Tak Bisa Makan Tanpa Kelapa, Ini Kata Sang Istri

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 15 Mei 2026 21:45 WIB
Ali Imron (54), pria pemakan kelapa di warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang
Ali Imron (54), pria pemakan kelapa di warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Ali Imron (54), tukang ojek pangkalan di Jombang mempunyai kebiasaan unik tidak bisa makan sesuatu tanpa kelapa. Sang istri, Lestari (52) memahami kebiasaan suaminya sejak masih pacaran.

Imron dan Lestari sempat pacaran sekitar 3 tahun sebelum memutuskan menikah. Pasangan suami istri warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang ini mempunyai 2 anak dan 2 cucu.

Lestari mengaku sempat kaget begitu tahu kebiasaan Imron saat mereka masih pacaran. Namun, ia memilih menerima dan memahami kebiasaan pasangannya ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak pacaran sudah kayak gitu. Alhamdulillah tidak pernah sakit karena kelapa," terangnya kepada wartawan di rumahnya, Jumat (15/5/2026).

ADVERTISEMENT

Oleh sebab itu selama berumah tangga dengan Imron, Lestari tidak hanya menyiapkan makan 3 kali sehari. Namun juga setiap hari harus membeli kelapa khusus untuk suaminya.

Minimal setiap harinya, Lestari harus membeli setengah butir kelapa untuk Imron. Sebab suaminya memilih tidak makan sama sekali tanpa daging kelapa.

"Setiap kali makan pakai kelapa, kadang diparut, kadang dikunyah langsung. Pasti harus ada kelapanya, kalau tidak ya tidak mau makan," jelasnya.

Sebelumnya, Ali Imron (54), warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang mendadak viral di media sosial. Pasalnya tukang ojek pangkalan itu punya kebiasaan unik memakan kelapa bak makanan pokok.

Pria paruh baya ini mengaku tidak bisa menelan makanan apapun jika tidak didampingi dengan mengunyah daging kelapa tua. Kebiasaan ini diakui sudah terjadi sejak lahir.

Dalam sehari, pria yang juga menjabat Ketua RT 1 RW 2 Desa Mojongapit itu minimal harus menghabiskan setengah butir kelapa atau sekitar 15 butir kelapa dalam kurun waktu satu bulan.

"Kalau makan nasi tanpa kelapa tidak bisa masuk ke tenggorokan, ada perasaan untuk segera dimuntahkan. Pernah dicoba dipaksa, akhirnya saya gemetar malahan, akhirnya keluar keringat dingin," kata Imron di kediamannya, Jumat (15/5/2026).




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads