Beragam cara dilakukan calon jemaah haji di Lumajang, Jawa Timur, untuk menandai koper mereka dengan barang-barang tak biasa. Selain bertujuan agar koper tidak tertukar, tanda unik tersebut juga memudahkan para jemaah mengenali barang bawaan mereka saat tiba di Tanah Suci Makkah.
Ratusan koper jemaah calon haji asal Lumajang tampak diberi penanda berupa berbagai barang unik, mulai boneka, gelas plastik, corong air, pita, hingga potongan kain.
"Saya sengaja menandai koper dengan gelas agar mudah dikenali saat tiba nanti," ujar salah satu jemaah haji, Suwari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 4 Jemaah Haji Asal Pasuruan Meninggal Dunia |
Meski banyak menggunakan tanda unik, Ketua KBIHU Al Mabrur Lumajang, Muhammad Ali Suud mengatakan, jemaah tetap diperbolehkan memberi tanda khusus pada koper mereka selama tidak melanggar ketentuan penerbangan.
"Pengumpulan koper sampai hari ini dari rumah jemaah ke aula KBIH yang datang sudah 168. Kalau tanda-tanda unik, ada yang memberi corong, boneka kecil juga ada, pita-pita," kata Muhammad Ali Suud kepada detikJatim, Jumat (15/5/2026).
Sebagaimana diketahui, Kabupaten Lumajang pada musim haji 2026 akan memberangkatkan sebanyak 1.256 jemaah yang terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni kloter 98, 99, 100, dan 101.
(ihc/hil)
