Sapi Kurban Dirawat Bak Atlet, Peternak di Ponorogo Tawarkan Layanan Premium

Sapi Kurban Dirawat Bak Atlet, Peternak di Ponorogo Tawarkan Layanan Premium

Charolin Pebrianti - detikJatim
Jumat, 15 Mei 2026 17:00 WIB
Peternak menunjukkan sapi kurban premium di kandang miliknya di Desa Wagir Kidul, Ponorogo, Jumat (15/5/2026).
Menjelang Idul Adha 2026, peternak menawarkan layanan perawatan khusus hingga pengiriman untuk menarik minat pembeli. (Foto: Istimewa)
Ponorogo -

Persaingan penjualan hewan kurban di Kabupaten Ponorogo menjelang Idul Adha 2026 semakin ketat. Para peternak kini tak hanya mengandalkan ukuran dan bobot sapi, tetapi juga menghadirkan layanan perawatan premium untuk menarik minat pembeli.

Salah satu upaya itu dilakukan Danang Saputro, peternak asal Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung. Ia menerapkan pola pemeliharaan khusus agar kondisi sapi tetap prima hingga hari penyembelihan.

"Perawatan premium kepada sapi-sapi kurban menjadi nilai lebih di peternakan kami," ujar Danang, Jumat (15/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Danang, kualitas sapi kurban tidak hanya dilihat dari ukuran tubuh, tetapi juga pola pemeliharaan sejak awal. Karena itu, setiap sapi dipelihara dengan pengawasan ketat mulai dari pemilihan bibit, pemberian pakan, hingga perawatan kesehatan.

Di peternakannya tersedia berbagai jenis sapi kurban, mulai sapi lokal, sapi Bali, simental, limosin hingga belgian blue. Beberapa di antaranya bahkan memiliki bobot mendekati satu ton.

ADVERTISEMENT

Namun, kata Danang, yang menjadi pembeda bukan semata ukuran sapi, melainkan kondisi kesehatan dan kenyamanan hewan selama dipelihara.

Ia menjelaskan, sapi-sapi diberi pakan dengan komposisi seimbang berupa konsentrat dan hijauan seperti rumput gajah serta silase jagung. Pola pakan tersebut dirancang untuk menjaga pertumbuhan dan kestabilan kondisi tubuh ternak.

"Pakan menggunakan konsentrat dan hijauan seperti rumput gajah serta silase jagung," katanya.

Peternak menunjukkan sapi kurban premium di kandang miliknya di Desa Wagir Kidul, Ponorogo, Jumat (15/5/2026).Sejumlah sapi kurban dirawat dengan pakan dan perawatan kesehatan rutin di peternakan Ponorogo. Foto: Istimewa)

Tak hanya itu, perawatan kesehatan juga dilakukan secara rutin. Mulai dari pemberian vitamin, vaksinasi, hingga obat cacing untuk memastikan sapi tetap sehat menjelang Idul Adha.

"Sapi-sapi di sini rutin diberi vitamin, vaksinasi dan obat cacing," ungkap Danang yang juga berprofesi sebagai dokter hewan.

Selain fokus pada kualitas ternak, Danang juga memberikan layanan tambahan bagi pembeli. Setiap sapi yang dibeli akan tetap dirawat secara gratis hingga mendekati hari penyembelihan. Bahkan, tersedia fasilitas pengiriman langsung ke lokasi konsumen.

Menurutnya, layanan tersebut membuat pembeli lebih praktis karena tidak perlu repot mengurus perawatan hewan sebelum kurban.

"Kalau menjelang Idul Adha memang harus ekstra, karena persaingan juga ketat," ujarnya.

Danang menambahkan, pola pelayanan menyeluruh itu turut mendongkrak nilai jual sapi kurban. Bahkan, harga jual sapi bisa meningkat sekitar 10 hingga 20 persen setiap tahun saat permintaan sedang tinggi.

Sementara itu, salah satu calon pembeli, Sujarno, mengaku tertarik membeli sapi di peternakan tersebut karena melihat langsung kondisi hewan yang sehat dan terawat.

"Sapinya sehat dan yang merawat memang orang yang paham kesehatan hewan," kata Sujarno.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads