Deretan Kebakaran di RSUD dr Soetomo Surabaya, Terbaru PPJT

Deretan Kebakaran di RSUD dr Soetomo Surabaya, Terbaru PPJT

Jihan Navira - detikJatim
Jumat, 15 Mei 2026 13:45 WIB
Kepulan asap hitam membumbung dari Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr Soetomo Surabaya saat kebakaran terjadi, Jumat (15/5/2026) pagi.
Mobil pemadam kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya yang membantu memadamkan api (Foto: Esti Widiyana/ detikjatim)
Surabaya -

Kebakaran kembali terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya. Insiden terbaru terjadi pada Jumat (15/5/2026) pagi di lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo No. 6-8, Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

RSUD dr Soetomo beberapa kali mengalami insiden kebakaran dalam beberapa tahun terakhir. Meski sebagian besar tidak menimbulkan korban jiwa, sejumlah kejadian sempat memicu kepanikan karena terjadi di rumah sakit rujukan terbesar di Jawa Timur dengan ribuan pasien dan tenaga medis yang beraktivitas setiap hari.

Deretan Kebakaran di RSUD dr Soetomo Surabaya

Berikut rangkuman sejumlah insiden kebakaran yang pernah terjadi di RSUD dr Soetomo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Gardu Listrik Meledak di IRJ Tahun 2007

Insiden kebakaran pernah nyaris terjadi di RSUD dr Soetomo Surabaya pada 24 April 2007. Peristiwa tersebut dipicu ledakan gardu listrik yang berada di ruang Instalasi Rawat Jalan (IRJ). Ledakan sempat menimbulkan percikan api dan membuat pasien panik.

Sejumlah pasien yang berada di area IRJ berlarian keluar ruangan untuk menyelamatkan diri setelah terdengar suara ledakan sekitar pukul 06.30 WIB. Untuk mengantisipasi api membesar, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari PMK Rungkut dan PMK Pasar Turi diterjunkan ke lokasi.

ADVERTISEMENT

Wakil Direktur RSUD dr Soetomo saat itu, Urip Murtedjo menjelaskan, insiden terjadi akibat korsleting listrik pada gardu di area IRJ. Beruntung, api berhasil dipadamkan oleh karyawan rumah sakit sebelum sempat merembet ke ruangan lain.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan sejumlah komputer rusak dan aliran listrik di beberapa area sempat padam. Akibat gangguan itu, proses pendataan pasien di Instalasi Rawat Jalan juga sempat mengalami kendala.

2. Kebakaran Genset GBPT Tahun 2019

Insiden kebakaran terjadi di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD dr Soetomo Surabaya di Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo pada Kamis, 17 Oktober 2019. Sumber kebakaran berasal dari kapasitor bank atau komponen panel listrik di area belakang kamar operasi yang meledak, diduga akibat korsleting listrik.

Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSU dr SoetomoGedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSU dr Soetomo (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikjatim)

Direktur Utama RSUD dr Soetomo saat itu, Joni Wahyuhadi mengatakan, ledakan terjadi sekitar pukul 16.40 WIB dan memunculkan asap tebal yang masuk ke Gedung Bedah Pusat Terpadu serta sejumlah gedung lain di kompleks rumah sakit.

Humas RSUD dr Soetomo saat itu, Pesta Parulian mengatakan, kebakaran terjadi karena power bank trafo mengalami overheat hingga menghasilkan asap.

Pihak rumah sakit langsung melakukan evakuasi pasien, alat medis, serta dokumen penting ke area aman seperti Graha Amerta dan gedung lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, sebanyak 12 pasien ICU, empat pasien rawat inap, serta dua pasien di ruang operasi dipindahkan untuk mengantisipasi dampak asap dan gangguan listrik.

Dalam proses penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran, termasuk armada Bronto Skylift. Puluhan petugas diterjunkan untuk memadamkan api di area genset dan memastikan kobaran tidak merembet ke bangunan utama rumah sakit.

Meski sempat menimbulkan kepanikan besar, pihak rumah sakit memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Layanan sementara dialihkan ke Graha Amerta sambil dilakukan evaluasi dan penggantian kapasitor yang rusak.

3. Kebakaran Gudang Oncology Center Tahun 2020

Kebakaran kembali terjadi di lingkungan RSUD dr Soetomo Surabaya pada 14 September 2020, tepatnya di Gedung Pusat Pengembangan Layanan Kanker.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya, petugas menduga asap tebal berasal dari genset di basement gedung. Sejumlah petugas Satpol PP, kepolisian, dan sekuriti rumah sakit langsung melakukan pengamanan area sambil meminta warga menjauh dari lokasi kejadian.

Kebakaran di Gedung Pusat Pengembangan Layanan Kanker RSUD dr Soetomo Surabaya pada 14 September 2020Kebakaran di Gedung Pusat Pengembangan Layanan Kanker RSUD dr Soetomo Surabaya pada 14 September 2020 (Foto: Deny Prasetyo/ detikjatim)

Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya menerjunkan sedikitnya delapan mobil pemadam, satu unit skylift, serta mobil rescue. Petugas pemadam bahkan masuk ke area basement menggunakan alat bantu pernapasan karena asap pekat memenuhi ruangan bawah gedung. Sementara itu, pasien, tenaga kesehatan, dan karyawan rumah sakit dievakuasi ke area aman untuk menghindari risiko paparan asap.

Pihak RSUD dr Soetomo kemudian memastikan sumber asap bukan berasal dari genset, melainkan dari gudang penyimpanan barang milik pekerja proyek pembangunan gedung rawat jalan rumah sakit. Direktur Penunjang Medik RSUD dr Soetomo saat itu, Hendrian Dwikoloso Soebagijo, menjelaskan gudang tersebut digunakan untuk menyimpan material proyek seperti kabel, cat, dan perlengkapan pendukung pembangunan.

Beruntung, api berhasil dilokalisasi dan dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit sehingga tidak merembet ke gedung utama pelayanan pasien. Pihak rumah sakit juga memastikan insiden tersebut tidak mengganggu operasional layanan medis di RSUD dr Soetomo.

4. Kebakaran Gedung PPJT Tahun 2026

Insiden terbaru terjadi pada Jumat pagi, 15 Mei 2026, di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr Soetomo Surabaya. Berdasarkan informasi yang diterima, laporan kebakaran masuk sekitar pukul 06.30 WIB.

Kepulan asap di gedung PPJT RS Dr Soetomo SUrabayaKepulan asap di gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Foto: Esti Widiyana/ detikjatim)

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari bagian atas gedung dan tampak jelas dari luar area rumah sakit. Kepulan asap kemudian menyebar dari lantai 1 hingga lantai 6 gedung.

Petugas keamanan RSUD dr Soetomo, Febri Lucy, mengatakan proses evakuasi langsung dilakukan terhadap pasien di lantai 5 setelah muncul status code red kebakaran. Pasien dievakuasi menggunakan brankar menuju area aman, termasuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Ruang Isolasi Khusus (RIK).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menjelaskan kebakaran terjadi di lantai 5 Gedung PPJT. Sumber utama kebakaran disebut berada di ruang bedah jantung.

Rini juga membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut. Satu pasien dilaporkan meninggal dunia, sementara satu pasien lainnya menjalani perawatan intensif di ICU setelah proses evakuasi.

Dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami kendala karena dua hydrant di area rumah sakit dilaporkan dalam kondisi kering. Meski masih dapat digunakan, tekanan air disebut kecil sehingga tidak bekerja maksimal saat proses penanganan berlangsung.

Kondisi tersebut sempat disayangkan petugas pemadam kebakaran karena menghambat upaya pengendalian api dan asap di dalam gedung.

Meski sempat memicu kepanikan besar, petugas pemadam kebakaran bersama BPBD dan tim internal RSUD dr Soetomo akhirnya berhasil mengendalikan situasi serta mengeluarkan asap dari dalam gedung.

Rangkaian kebakaran yang terjadi di RSUD dr Soetomo dalam beberapa tahun terakhir menjadi alarm serius bagi sistem keselamatan fasilitas kesehatan, terutama di rumah sakit rujukan dengan tingkat aktivitas tinggi dan pasien dalam kondisi kritis.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads