Bronto Skylift Bantu Evakuasi Pasien Kebakaran PPJT RSUD dr Soetomo

Bronto Skylift Bantu Evakuasi Pasien Kebakaran PPJT RSUD dr Soetomo

Esti Widiyana - detikJatim
Jumat, 15 Mei 2026 09:52 WIB
Kepulan asap hitam membumbung dari Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr Soetomo Surabaya saat kebakaran terjadi, Jumat (15/5/2026) pagi.
Bronto Skylift membantu evakuasi pasien saat kebakaran PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya (Foto: Esti Widiyana/ detikjatim)
Surabaya -

Dua unit bronto skylift diterjunkan untuk menangani kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr Soetomo Surabaya, Jumat (15/5/2026) pagi. Salah satu skylift digunakan untuk proses evakuasi korban dari lantai atas gedung yang dipenuhi asap tebal.

Kebakaran diketahui berasal dari lantai 5 gedung PPJT, tepatnya di ruang bedah jantung. Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api sekaligus mengevakuasi pasien dari area terdampak.

Ketua Tim Kerja Operasional Damkar Surabaya, Trianjaya mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.33 WIB. Api kemudian berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.35 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kita melakukan penanganan kebakaran di Ruang Bedah Jantung, Lantai 5, Rumah Sakit dr Soetomo, Surabaya," kata Trianjaya kepada wartawan di lokasi, Jumat (15/5/2026).

ADVERTISEMENT

Trianjaya menjelaskan, area lantai 5 yang menjadi titik awal kebakaran berisi sejumlah ruangan penting, mulai dari ruang bedah jantung, ruang dokter hingga ruang profesor.

Dalam proses penanganan, petugas mengerahkan 13 unit Tempur Kebakaran Kota (TKK). Dua di antaranya merupakan bronto skylift setinggi 55 meter dan 42 meter untuk membantu proses evakuasi dan pemantauan dari ketinggian.

Namun, dari dua unit skylift tersebut, yang digunakan untuk proses evakuasi korban dari lantai 5 adalah skylift 42 meter.

"Asap lantai 1 sampai 6. Sumber utama ruang bedah jantung," ujarnya.

Saat kebakaran terjadi, kepulan asap hitam tampak membumbung tinggi dari Gedung PPJT dan terlihat jelas dari luar area rumah sakit. Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan evakuasi terhadap pasien dan korban yang berada di lantai atas gedung.

Trianjaya menyebut, terdapat dua korban yang dievakuasi dari lantai 6 gedung tersebut. Salah satunya dilaporkan meninggal dunia.

"Awal waktu evakuasi satu kritis dan satu MD. Nanti bisa dikroscek lagi dari RSUD dr Soetomo," ujarnya.

Sementara itu, pasien lainnya telah dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (UGD). Namun pihak pemadam kebakaran belum dapat memastikan total pasien yang dipindahkan dari gedung tersebut.

"Untuk yang lainnya sempat dievakuasi jadi sebelum membesar sudah dievakuasi sama temen PMK dan RSUD dr Soetomo. Untuk jumlahnya nanti bisa koordinasi dengan tim Soetomo," jelasnya.

Hingga pukul 08.40 WIB, petugas masih melakukan proses pengeluaran asap dari dalam gedung menggunakan blower serta sistem exhaust rumah sakit. Pengecekan juga dilakukan di seluruh lantai untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun rambatan kebakaran.

"Kami juga melakukan pengecekan dari lantai 6 sampai ke bawah untuk memastikan tidak ada rambatan api lagi. Untuk pasien, saat ini areanya sudah kosong," pungkasnya.



(ihc/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads