Sebuah rumah di Jalan Gatot Subroto V/24 (sebelumnya disebut kawasan Jalan Zaenal Zakse), Kota Malang terbakar. Kebakaran yang terjadi akibat arus pendek tersebut mengakibatkan dua perjalanan kereta api harus terhenti.
Kepala UPT Pemadam Mobil Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan bahwa rumah yang terbakar memang berada di bantaran jalur rel kereta api. Bukan hanya itu rumah tersebut berdiri di atas pemukiman padat penduduk yang berhimpitan dengan jalur rel kereta api antara Stasiun Kotalama dengan Stasiun Malang.
"Betul rumah yang terbakar berada di bantaran rel kereta api," kata Pandu saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (14/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pandu menyebut pihaknya menerima laporan adanya kebakaran sekitar pukul 14.53 WIB. Setelah pemilik rumah beralamat di Jalan Gatot Subroto V/24, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, melaporkan adanya kebakaran.
Penanganan kemudian dilakukan hampir selama kurang lebih 40 menit dari tiga unit PMK Kota Malang. Setelah 12 petugas PMK tiba di lokasi dan melakukan pemadaman sekitar pukul 15.00 WIB.
"Dugaan kebakaran disebabkan karena konsleting listrik, area terdampak 15 meter persegi. Penanganan dilakukan selama 40 menit," beber Pandu.
Rumah yang terbakar di Kota Malang hingga menunda perjalanan 2 kereta api. (Foto: Istimewa) |
Pandu menambahkan, ada empat orang yang menempati rumah terdampak dalam kebakaran itu, dua merupakan laki-laki serta dua lainnya perempuan. Beruntungnya tidak ada korban dalam kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 45 juta.
"Tidak ada korban, kerugian kurang lebih Rp 45 juta," imbuhnya.
Seperti diberitakan, sebuah rumah di kawasan Jalan Gatot Subroto V/24, Kota Malang terbakar. Peristiwa ini berdampak terhadap perjalanan 2 kereta api.
Kedua KA terdampak adalah Commuterline Penataran relasi Surabaya-Kertosono yang terlambat 23 menit dan KA Gajayana tujuan Malang-Stasiun Gambir yang mengalami keterlambatan sekitar 28 menit.
Penundaan perjalanan KA ini dilakukan karena lokasi rumah yang terbakar memang berada dekat jalur rel kereta api yang menghubungkan antara Stasiun Kotalama dengan Stasiun Malang.
(ihc/dpe)

