Keberadaan unta-unta di Berkah Wafa Farm, Mojokerto membuat banyak orang yang kepo dan ingin membelinya untuk kurban saat Hari Raya Idul Adha. Namun, sejauh ini belum ada yang benar-benar meminang unta tersebut karena harganya yang fantastis.
"Ratusan orang yang sudah tanya-tanya untuk kurban dari Jawa maupun luar Jawa, tapi kaget," kata Pengelola Berkah Wafa Farm, Faisal Effendi (45) kepada wartawan di lokasi, Rabu (13/5/2026).
Peternakan di Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Ngoro, Mojokerto ini beroperasi sekitar 2 tahun untuk budi daya sapi. Sekitar 2 bulan lalu, Berkah Wafa Farm mengimpor 7 unta dari Australia. Dari jumlah itu, 3 unta dipinjamkan ke pengusaha lain untuk edukasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga saat ini, 4 unta yang dirawat di peternakan ini. Terdiri dari 2 unta jantan dan 2 unta betina. Uniknya, masing-masing unta diberi nama, yakni Bela, Heri, Bimbim dan Lala. Umur mereka mulai 3 sampai 5 tahun.
Faisal menuturkan, keberadaan unta-unta di peternakannya sejak 2 bulan lalu membuat banyak orang kepo sampai ingin membeli untuk kurban. Namun, belum semua untanya memenuhi syarat umur minimal untuk dikurbankan, yaitu sekitar 5 tahun.
"Kemudian dibanding-bandingkan dengan sapi harganya. Kalau beli sapi bisa dapat 4-5 ekor. Mereka juga bertanya rasa dagingnya, saya tidak tahu karena belum pernah menyembelih unta," terangnya.
Selain itu, unta-unta di Berkah Wafa Farm juga dinilai kurang gemuk untuk hewan kurban. Sehingga sejumlah orang memesan unta ini untuk dikurbankan tahun depan. Namun, sejauh ini Faisal belum menyetujui pesanan mereka.
"Belum kami jawab karena takut terlalu panjang dengan risikonya. Kalau unta belum ada patokan harga, di angka Rp 200-an juta umur 3-4 tahun. Umur poel untuk unta kisaran 5 tahun," jelasnya.
Penjualan unta untuk keperluan lain, lanjut Faisal, juga belum ada yang benar-benar terealisasi. Menurutnya, harga unta jenis punuk satu ini mahal salah satunya karena dikenakan biaya masuk ketika diimpor dari Australia.
"Kedua, unta populasinya sedikit otomatis harganya mahal. Apalagi kebutuhan untuk edukasi, kafe, zoo banyak permintaan. Ketiga, dagingnya tidak banyak dibandingkan sapi," ungkapnya.
Calon pembeli unta Edy Herwiyanto mengatakan, pihaknya mengecek langsung kondisi unta di Berkah Wafa Farm untuk saudaranya yang ingin membuka mini zoo di Jatim. Tak tanggung-tanggung, pihaknya berencana membeli 3 pasang unta sekaligus yang nantinya dijadikan koleksi mini zoo.
"Yang jelas alhamdulillah kami diberi harga khusus. Rencana kami ambil beberapa pasang, tapi karena yang tersedia 3 pasang, insyaallah akan kami ambil semua," tandasnya.
(auh/abq)











































