Warga di kawasan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang digegerkan dengan temuan limbah medis yang dibuang di saluran irigasi. Limbah medis yang dijtemukan warga itu berupa alat suntik.
Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan temuan tersebut.
Laporan tersebut kemudain ditindaklanjuti untuk mencegah dampak kesehatan bagi masyarakat sekitar. Limbah selanjutnya dievakuasi dari lokasi disaksikan langsung oleh tim dari Kelurahan, DLH, Puskesmas Arjowinangun dan aparat TNI-Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dievakuasi oleh pihak puskesmas Arjowinangun disaksikan Lurah, DLH, Babinmas," ungkap Raymond saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
Menurut Raymond berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, barang-barang medis tersebut ditemukan dalam kondisi masih dalam kemasan atau tersegel. Adapun jumlahnya sebanyak dua kantong plastik besar itu
Selain itu diketahui, lanjut ia, jarum suntik tersebut adalah barang belum terpakai. Namun dari keterangan tanggal sudah kadaluarsa dengan masa pemakaian tahun 2023 dan 2024.
"Keterangan awal dari pihak Kepala Puskesmas Arjowinangun limbah medis dalam kondisi tersegel dan barang belum terpakai tetapi sudah masuk masa expired atau kadaluwarsa pada tahun 2023 dan 2024," beber Raymond.
Petugas di lapangan sempat mencari tahu asal muasal barang tersebut, terutama menelusuri pihak yang membuang limbah tersebut.
Sebab limbah tersebut tanpa label atau penanda yang menunjukkan kepemilikan alat medis.
"Tidak ada label yg menunjukkan pemilik barang. Untuk jenis limbah medis adalah aboget sebanyak dua kantong kresek," imbuhnya.
Untuk saat ini seluruh limbah medis telah diamankan guna menghindari penyalahgunaan atau pencemaran lingkungan. Langkah antisipasi dilakukan dengan memindahkan limbah tersebut ke tempat penyimpanan yang sesuai standar keamanan prosedur medis.
"Saat ini sudah disimpan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Limbah B3 Puskesmas Arjowinangun," pungkasnya.
Seperti diberitakan, warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, digegerkan dengan temuan limbah medis berserakan di saluran irigasi. Pasalnya, tumpukan limbah medis berupa jarum suntik berada dekat akses jalan menuju pemukiman setempat.
Pantauan di lokasi, Rabu (13/5/2026), siang, terlihat sejumlah alat suntik tampak masih terbungkus kantong plastik, namun beberapa di antaranya terlihat menyembul keluar di saluran irigasi.
Limbah berbahaya ini diduga kuat terbawa arus aliran air dari hulu hingga akhirnya tersangkut di parit yang berbatasan langsung dengan area perumahan warga.
Adanya limbah medis ini pertama kali muncul saat warga yang melintas mencurigai benda-benda plastik yang hanyut.
Salah satu warga Dwi Frananto, mengungkapkan kekhawatirannya mengingat lokasi penemuan merupakan area terbuka yang sering dilewati oleh masyarakat.
"Tadi kebetulan lewat jalan ini, terus lihat ada suntikan. Tapi enggak tahu ini bekas dipakai atau belum," ujar Dwi kepada wartawan di lokasi, Rabu (13/5/2026).
