Penjelasan Logis Soal Penampakan Objek Diduga UFO di Genteng Surabaya

Penjelasan Logis Soal Penampakan Objek Diduga UFO di Genteng Surabaya

Aprilia Devi - detikJatim
Rabu, 13 Mei 2026 10:15 WIB
Viral UFO disebut muncul di kawasan Embong Kaliasin, Surabaya.
Viral UFO disebut muncul di kawasan Embong Kaliasin, Surabaya. (Foto: tangkapan layar)
Surabaya -

Viral di media sosial video yang menampilkan objek di langit diduga Unidentified Flying Object (UFO) di kawasan Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya pada Sabtu (2/5). Komunitas BETA UFO buka suara memberikan penjelasan tentang dugaan tersebut.

Komunitas BETA UFO menekankan perlu adanya kehati-hatian dalam menilai apakah benda itu UFO atau bukan. BETA UFO adalah komunitas yang serius mengamati, mendokumentasikan, menginvestigasi, serta meriset fenomena UFO di Indonesia.

Ketua BETA UFO Indonesia Mohammad Reza Wardhana mengaku telah melihat beberapa kali video dugaan kemunculan UFO tersebut. Namun menurutnya, data yang dilaporkan masih sangat minim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah melihat video itu beberapa kali, tapi data videonya masih kurang, karena pertama durasinya pendek. Kemudian yang dilaporkan itu hanya cahaya saja yang dilihat. Kita tidak dapat laporan apakah cahaya itu berbelok atau bagaimana," ujar Reza saat dihubungi detikJatim, Rabu (13/5/2026).

Ia mengatakan bahwa BETA UFO perlu berhati-hati dalam melakukan analisis terhadap laporan kemunculan UFO.

ADVERTISEMENT

"Jadi terus terang kalau di BETA UFO itu mesti hati-hati menyampaikan apakah itu UFO atau bukan gitu," katanya.

Menurutnya, kemungkinan terkait apakah benda itu adalah UFO atau bukan masih terbuka. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebab benda-benda yang nampak melintasi langit juga bisa jadi adalah drone atau satelit.

Namun, ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan terkait identifikasi UFO. Salah satunya dinilai dari bagaimana benda tersebut saat bergerak.

"Kalau satelit itu setahu saya hanya bisa lurus saja gerakannya, sedangkan kalau drone itu biasanya ada suara baling-balingnya. Nah, ini yang melapor juga harus terus terang juga ya, apakah dia dengar suara baling-baling atau enggak," jelas Reza.

Sementara UFO disebut kendaraan terbang yang teknologinya tak sama dengan teknologi penerbangan ciptaan manusia pada umumnya. Gerakannya pun bisa bermanuver.

"Jadi kalau menurut kata pencetusnya yang asli, J. Ruppelt penggagas asal kata UFO, seorang tentara tahun 50-an, UFO itu memang kendaraan terbang yang memang teknologinya itu tidak sama seperti teknologi penerbangan ciptaan manusia pada umumnya. Karena dia bisa bermanuver, bentuknya juga aneh gitu," terang Reza.

Masyarakat juga banyak yang mengaitkan kemunculan benda asing di langit sebagai drone pengintai atau wahana mata-mata.

"Nah, kalau ternyata memang sudah ketahuan itu kendaraan mata-mata, itu sudah enggak bisa disebut UFO. Itu katakanlah drone pengintai gitu ya misalnya. Jadi, bukan UFO. Disebut UFO karena memang manuvernya dan teknologinya itu beda banget sama teknologi wahana terbang buatan manusia pada umumnya," pungkas Reza.

Sebelumnya, warganet digegerkan dengan fenomena dugaan kemunculan UFO di wilayah Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya. Peristiwa itu disebut terjadi pada Sabtu (2/5/2026).

Dari video viral yang beredar di media sosial, seorang pria merekam kemunculan objek di langit yang diduga UFO tersebut.

Objek itu bergerak dengan kecepatan tinggi dan terlihat bercahaya. Kemunculannya dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.40 WIB.

"Opo iki? UFO ta iki? Buanter mlakue (Apa itu? UFO kah? Cepat sekali melajunya)," kata perekam video seperti dilihat detikJatim, Rabu (13/5/2026).

Dari laporan perekam video sebagaimana tertulis dalam caption unggahan, objek itu juga disebut tidak mengeluarkan suara.

"Sempat saya kejar, tapi kemudian hilang karena pandangan tertutup gedung," tulisnya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads