Emak-emak di Sekardangan, Sidoarjo terekam kamera CCTV mencubit balita hingga nangis kejer anak penjual buah saat belanja. Aksi dilakukan tanpa sepengetahuan ibu balita yang tengah menggendognya.
Pemilik toko buah, sekaligus ayah balita, Muhammad Dian Abdullah Naji (28) mengatakan saat kejadian istrinya sedang menggendong anak mereka sambil melayani emak-emak tersebut.
"Anak saya saat itu digendong ibunya sambil melayani pembeli. Tiba-tiba ada seorang emak-emak yang datang belanja," kata Dian saat ditemui detikJatim, Selasa (12/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena penasaran dengan tangisa anaknya, lanjut Dian, istrinya lantas membuka rekaman CCTV. Dari situ lah baru diketahui tangisan anaknya itu karena cubitan emak-emak tersebut.
"Awalnya istri saya bingung kenapa anak tiba-tiba menangis. Setelah dicek lewat rekaman CCTV, terlihat perempuan itu mencubit anak saya," ujar Dian.
Karena hal ini, ia dan istrinya sempat menanyakan aksi emak-emak tersebut. Meski demikian, emak-emak tersebut tetap tak mengakui. Karena masih tak mengakui, ia dan istrinya akhirnya memviralkan rekaman CCTV dan baru mengakui perbuatannya.
"Setelah saya tunjukkan rekamannya (CCTV), baru mengaku," tutur Dian.
Rekaman CCTV emak-emak cubit balita anak penjual buah di Sekardangan, Kota Sidoarjo Foto: Dok. Istimewa/tangkapan layar |
Sebelumnya, sebuah unggahan video rekaman CCTV yang memperlihatkan balita menangis histeris di sebuah toko buah viral di media sosial. Penyebabnya, balita tersebut dicubit oleh emak-emak pembeli buah.
Dalam video yang beredar, tampak seorang penjual buah tengah menggendong anaknya sibuk melayani pembeli. Namun tiba-tiba dari belakang emak-emak pembeli mencubit bagian kaki balita dari belakang.
Balita seketika menangis karena kesakitan dengan histeris. Ibu balita tampak menghibur yang terus menangis histeris sambil tetap melayani pembeli.
Sadar cubitannya membuat menangis, emak-emak tersebut kemudian pura-pura ikut menghibur dengan mengelus-elus kepala balita. Tak lama balita tersebut diturunkan ibunya ke lantai karena harus melayani emak-emak membungkuskan buah.
Dari situ, emak-emak itu kemudian melihat atas dan menyadari aksinya terekam kamera CCTV. Tampak ia melihat dengan seksama ke arah CCTV tersebut seolah-olah sadar aksinya mencubit telah terekam kamera.
Meski demikian, emak-emak tersebut tetap pura-pura tak melakukan apapun. Ia lantas lalu pergi meninggalkan toko setelah melakukan transaksi pembelian buah. Sedangkan balita tetap menangis karena cubitan.
(auh/abq)

