Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi pagi ini. Hingga kini, status Gunung Semeru masih berada di Level III atau siaga.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, hingga Jumat (8/5/2026) pukul 09.00 WIB, tercatat total empat kali letusan terjadi sejak dini hari. Erupsi berlangsung pada pukul 00.52 WIB, 05.21 WIB, 06.09 WIB, dan 07.50 WIB.
Erupsi terbesar terjadi pada pukul 05.21 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 4.876 meter di atas permukaan laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gunung Semeru mengalami erupsi dengan dengan tinggi kolom abu teramati Β± 1.200 m di atas puncak," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima detikJatim, Jumat (8/5/2026).
Sementara itu, erupsi pertama terjadi pada pukul 00.52 WIB. Namun visual letusan tidak teramati karena kondisi cuaca dan saat laporan dibuat erupsi masih berlangsung.
Kemudian pada pukul 06.09 WIB, Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 900 meter di atas puncak. Abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.
Erupsi berikutnya terjadi pukul 07.50 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak. Letusan ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 135 detik.
Petugas mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Warga juga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran, lava pijar, hingga lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.
"Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak," pungkas Liswanto.
(irb/hil)











































