Jembatan Karangsemi Nganjuk, membentang di atas Sungai Widas, yang memisahkan Desa Demangan, Kecamatan Tanjunganom dengan Desa Karangsemi, Kecamatan Gondang. Bagi warga setempat, jembatan ini bukan sekadar penghubung antar kecamatan. Selama bertahun-tahun, lokasinya diyakini dihuni makhluk gaib.
Sutikno (45), salah satu warga Desa Karangsemi mengatakan, banyak cerita mistis yang menyelimuti jembatan tersebut. Ceritanya menyebar dari mulut ke mulut. Hampir seluruh warga desanya, juga desa-desa lain di sekitarnya, pasti pernah mendengar.
"Yang paling heboh itu tahun 2011. Waktu itu masih sedikit yang punya HP kamera. Tapi ada salah satu warga Dusun Gerbong (Desa Demangan, Kecamatan Tanjunganom), yang rumahnya dekat lokasi jembatan, punya foto penampakan," ungkap Sutikno kepada detikJatim, Rabu (5/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto itu menunjukkan sosok wanita berambut panjang sepunggung, memakai jubah putih. Posisinya membelakangi kamera dan berdiri di samping kaki jembatan di sisi selatan.
"Waktu ramai fotonya disebar pakai bluetooth, sampai jadi berita di mana-mana," ujar Sutikno.
Menurutnya, banyak warga yang mengaku melihat sosok serupa saat melintasi jembatan. Terutama pada malam hari.
"Orang pulang mancing atau baru dari warung kopi, pas lewat lihat wanita baju putih-putih berdiri di pinggir jembatan," ujar Sutikno.
Ia sendiri belum pernah melihat penampakan itu. Namun foto penampakan itu masih disimpan di HP-nya.
Yang pernah dialami Sutikno langsung, adalah pengalaman mendengar suara tangisan wanita saat melintasi jembatan malam-malam.
"Saya pas naik motor. Padahal suara mesin cukup berisik, tapi masih terdengar jelas suara orang nangis. Arahnya dari bawah jembatan. Saya buru-buru kabur nggak berani mengecek," tuturnya.
Selain cerita mistis, jembatan ini juga pernah menjadi lokasi peristiwa tragis. Pada 2016, seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di Sungai Widas setelah diduga melompat dari jembatan. Kejadian itu sempat menggemparkan warga dan memperkuat kesan angker di lokasi tersebut.
Tamo Rianto (74), warga Desa Demangan yang sejak kecil tinggal di Karangsemi, menyebut cerita mistis di jembatan itu sudah turun-temurun.
"Dari saya kecil sudah ada cerita itu. Banyak warga yang percaya," katanya.
Bedanya, Tamo menyebut sosok perempuan berkebaya dan berparas cantik kerap muncul di sekitar jembatan, terutama di malam hari. Bahkan berkembang kepercayaan bahwa di bawah jembatan itu ada semacam kerajaan gaib yang hanya bisa dilihat oleh orang tertentu.
Tamo mengatakan di sekitar jembatan Karangsemi juga dikelilingi tempat-tempat yang dianggap sakral dan angker oleh warga. Seperti 300 meter di sisi barat jembatan ada makam Ki Ageng Keniten. Sedangkan 100 meter di timur jembatan ada punden Mbah Janji yang dikeramatkan oleh warga Desa Senjayan, Kecamatan Gondang.
Terlepas dari banyaknya cerita mistis yang menyelimuti, Jembatan Karangsemi hingga kini tetap menjadi urat nadi utama warga.
"Pagi sampai sore tetap ramai yang lewat, apalagi di utara jembatan itu ada pasar. Kalau malam memang sepi dan gelap. Jarang yang lewat di atas jam 9 malam," pungkas Tamo.
