Bupati Subandi Miris Lihat Rumah Warganya Memprihatinkan, Janji Perbaiki

Bupati Subandi Miris Lihat Rumah Warganya Memprihatinkan, Janji Perbaiki

Aprilia Devi - detikJatim
Senin, 04 Mei 2026 10:45 WIB
Rumah warga dalam kondisi kurang layak yang bakal diperbaiki Pemkab Sidoarjo.
Rumah warga dalam kondisi kurang layak yang bakal diperbaiki Pemkab Sidoarjo/Foto: Istimewa
Sidoarjo -

Sejumlah rumah warga di Kabupaten Sidoarjo ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Bupati Sidoarjo Subandi mengaku mirip saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kecamatan Tarik. Ia pun memastikan sejumlah rumah tersebut akan segera diperbaiki.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah rumah Abdul Kholik (64). Ia tinggal bersama empat anaknya di rumah berdinding anyaman bambu yang telah lapuk.

Kondisi serupa juga dialami warga lain, termasuk Suwondo (56), seorang petani yang hidup seorang diri dengan rumah dengan kondisi yang kurang layak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat kondisi itu, Pemkab Sidoarjo memastikan rumah-rumah tersebut akan mendapat bantuan perbaikan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

ADVERTISEMENT

"Inisiatif yang sedang kita jalankan saat ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang beruntung, termasuk mereka yang menempati hunian tidak layak," ujar Subandi, Senin (4/5/2026).

Subandi menegaskan, perbaikan rumah warga akan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari pembangunan ulang hingga penataan agar lebih layak huni.

"Pembangunan rumah ini akan dilaksanakan dari awal dan akan melalui proses penataan ulang, dengan dukungan utama dari Baznas. Kami juga mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat melalui swadaya agar proses perbaikan dapat berjalan sinergis dan selesai tepat waktu," tuturnya.

Selain program RTLH, Pemkab Sidoarjo juga menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan, terutama lansia dan warga yang sakit.

Bantuan ini diberikan ke sejumlah penerima, di antaranya Aiswa Maula Sholima (8) yang mengalami kelumpuhan, Muhammad Abinara Alfarizqi (2) yang menderita hidrosefalus sejak lahir, serta lansia Waginten (70).

"Perhatian (Pemkab Sidoarjo) juga bagi individu yang memerlukan bantuan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pihak-pihak yang membutuhkan," kata Subandi.

Subandi turut mengimbau kepada Dinas Kesehatan melalui Puskesmas untuk aktif melakukan kunjungan kepada warga sakit, baik lansia maupun anak-anak, agar kondisi kesehatan mereka tetap terpantau dan mendapat pengobatan rutin.

"Melalui kunjungan dan pendampingan, kondisi kesehatan akan senantiasa terpantau dan pengobatan dapat diterima secara rutin," pungkasnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads